ekonomi-bisnis

Mengintip IGD Terpadu RSUD Soekandar Mojokerto, Pasien: Layanan Cepat dan Nyaman

Selasa, 2 April 2024 | 15:50 WIB

KABAR MOJOKERTO - Berdirinya IGD Terpadu di RSUD Prof dr Soekandar, Mojosari menjadi bukti nyata Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati tak melulu membangun infrastruktur jalan dan jembatan. Gedung 4 lantai ini menyediakan layanan yang cepat dengan fasilitas yang lengkap sehingga membuat nyaman para pasien.

Desain bangunan IGD Terpadu nampak minimalis dan modern. Ruang tunggunya lebih luas dan lega. Antrean pasien sudah tak nampak lagi di fasilitas ini. Ditambah seluruh ruangan dilengkapi AC sehingga terasa nyaman di dalamnya.

IGD Terpadu dilengkapi kamar operasi emergensi dengan peralatan medis yang canggih dan tim medis yang siap siaga 24 jam. Tenaga medis yang bertugas meliputi 16 dokter umum, 28 perawat dan 8 bidan PONEK.

-


Fasilitas baru milik RSUD Prof dr Soekandar ini menerapkan sistem one stop service. Artinya, mulai loket pendaftaran, ruang pemeriksaan, kasir, farmasi, laboratorium, hingga radiologi semuanya di satu gedung tersebut. Model layanan ini kian membuat nyaman pasien.

"Sehingga pasien misalnya kecelakaan, tidak perlu mondar-mandir ke gedung lain," kata Direktur RSUD Prof dr Soekandar, dr Djalu Naskutub kepada Kabarmojokerto, Selasa (2/4/2024).

[irp posts="10161" ]

IGD Terpadu menyedikan 32 tempat tidur (TT) untuk para pasien. Di lantai 1 meliputi triase 2 TT, isolasi 4 TT, PONEK 3 TT, ESI 1/Observasi 9 TT, ESI 2 3 TT, ESI 3/Resusitasi 3 TT. Sedangkan di lantai 2 mempunyai ruang transit dengan 11 TT untuk mengantisipasi ruang rawat inap penuh.

-


Menurut dr Djalu, setiap pasien yang masuk di ruang triase akan dipilah sesuai tingkat kegawatannya. Oleh sebab itu, terdapat ruangan ESI sampai 4 di IGD Terpadu RSUD Prof dr Soekandar. Dengan begitu, pasien biasa tidak akan tercampur dengan pasien gawat darurat.

"Termasuk kegawatan untuk bayi dan ibu hamil ada ruangan khusus PONEK. Peralatan kami sudah lengkap untuk menangani kondisi biasa, kegawatan dan emergensi," jelasnya.

[irp posts="9688" ]

dr Djalu menambahkan, IGD Terpadu didesain untuk mencegah kepadatan pasien dan membuat nyaman semua pasien. "Memang harapan Ibu Bupati ingin melayani warganya dengan baik," ujarnya.

-


Layanan yang cepat dan lebih nyaman diakui para pasien di IGD Terpadu RSUD Prof dr Soekandar. Seperti yang dirasakan Sri Wahyuni (39) warga Desa Kertosari, Kutorejo, Mojokerto. Ia menemani putrinya yang mengeluh demam tinggi, sakit perut dan muntah.

"Pelayanannya cepat, pendaftaran tak sampai 5 menit sudah ditangani oleh dokter. Juga tidak ada antrean, tempatnya bersih," ungkapnya.

[irp posts="9503" ]

Begitu pula yang dirasakan Sri Wati (49), warga Desa/Kecamatan Dlanggu, Mojokerto. Ia menemani suaminya yang sakit bisul dan abses. Pengalaman pertamanya menggunakan layanan di IGD Terpadu membuatnya jatuh hati. Sebab layanannya cepat dan nyaman.

"Layanannya bagus, saya datang pagi-pagi langsung ditangani. Tidak ada antrean, cepat langsung ditangani. Sering kali kan rumah sakit umum antrenya lama," tandasnya.

-


Pembangunan IGD Terpadu RSUD Prof dr Soekandar menjadi program prioritas tahun 2023 Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati. Pembangunannya dikerjakan pihak ketiga, PT Pulau Intan Perdana dengan nilai kontrak Rp 35.876.336.000.

[irp posts="9460" ]

Lantai 1 bakal digunakan untuk ruang konsultasi, triase 2 bed, nurse station, ruang observasi 6 bed, ruang tindakan 3 bed, resusitasi 3 bed, CT Scan, ruang istirahat dokter dan perawat, ruang isolasi 4 bed, PONEK 3 bed, pendaftaran, kasir, ruang tunggu pengantar, serta ruang farmasi.

Lantai 2 untuk ruang konsultasi, ruang tunggu, bank darah, laboratorium, ruang transit, ruang OBS dan administrasi. Lantai 3 untuk ruang rawat gabungan 12 bed, nurse station, ruang observasi 4 bed, ruang bidan dan dokter, ruang isolasi, ruang memandikan bayi, 2 kamar VK VIP, VK tindakan 3 bed, serta ruang server.

[irp posts="7790" ]

Sedangkan lantai 4 untuk ruang konsultasi, ruang tunggu, ruangan Kepala IGD, ruang istirahat dokter dan perawat, ruang recovery, kamar operasi minor, ruang linen, depo obat, gudang, ruang pertemuan, 2 kamar operasi darurat, serta ruang ganti dokter dan perawat.

Tags

Terkini

IHSG Kembali Merosot, Istina Bilang Begini

Senin, 2 Februari 2026 | 11:13 WIB

Janda di Mojokerto Rela Jadi Badut Demi 3 Buah Hati

Kamis, 1 Januari 2026 | 17:18 WIB