ekonomi-bisnis

Ribuan UMKM dan Produk Lokal Terdaftar Aplikasi Tumbas, Bupati Mojokerto Fasilitasi Ongkir Gratis

Jumat, 5 April 2024 | 21:04 WIB

Kabarmojokerto- Perkembangan bisnis digital di Indonesia kini telah tumbuh pesat. Namun, kebanyakan pelaku bisnis skala ‘wong cilik’ atau UMKM) dan IKM belum banyak yang melek digital. Sehingga, pemanfaatan platform niaga online menjadi kurang maksimal.

Kondisi itu disadari Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati. Oleh karena itu, dia meminta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) menciptakan platform niaga online (e-commerce) agar memberikan lebih banyak ruang bagi produk buatan lokal Mojokerto.

Melalui Disperindag Kabupaten Mojokerto, Bupati Ikfina meluncurkan aplilasi Tumbas. Keberadaan Tumbas diupayakan untuk pengembangan UMKM dan IKM go digital.

[irp posts="1191" ]

Usaha tersebut diharapkan dapat mempermudah pengembangan usaha UMKM sehingga bisa naik kelas. Targetnya yakni, UMKM yang sebelumnya berupaya mengangkat produk secara manual kini beralih menjadi online.

Kepala Disperindag Kabupaten Mojokerto Iwan Abdillah, keberadan aplikasi Tumbas ini diharapkan menjadi pasar rakyat dan produk unggulan Kabupaten Mojokerto dalam satu genggaman.

Ia menyebut. saat ini, ada sekitar 2000 UMKM dan 5000 produk telah terdaftar dalam markateplace Tumbas. Meliputi berbagai macam kuliner, sembako, sayur, buah, fashion, kerajinan, hingga seabrek produk khas Mojokerto.

“Tujuan adanya Tumbas itu untuk promosi, meningkatkan daya saing, dan UMKM naik kelas. Tiga itu bisa tercapai kalau dimbangi dengan kualiatas pruduk yang bagus,” katanya kepada Kabarmojokerto, Jumat (5/4/2024).

[irp posts="817" ]

Menurut Iwan, meningkatnya penggunaan aplikasi tumbas mengindikasikan terbukanya peluang marketplace ini untuk bersaing di pasar lokal. Terlebih tidak semua raksasa marketplace dan e-commerce seperti Shopee, Tokopedia, Bukalapak, Gojek maupun Grab menjangkau seluruh wilayah 18 kecamatan.

“Paling ramai transasksi Tumbas digunakan di daerah Dawarblandong. Karena disana tidak ada pesaing seperti, Gojek, dan Grab. Sehingga Tumbas dibutuhkan oleh masyarakat Dawarblandong,” ujarnya.

Bupati Tambah Layanan Gratis Ongkir

Tumbas telah dilengkapi layanan kurir yang dapat menjangkau hingga pelosok desa. Sedikitnya, ada 20 kurir yang melayani di seluruh wilayah Mojokerto Raya. Bahkan, saat ini juga tersedia gratis ongkir di setiap pembelian melalui aplikasi ini.

-


[irp posts="10703" ]

Gratis ongkir dan promo bisa didapatkan dalam event tertentu. Misalnya, event promo 11.11 dan Tumbas Ater-ater. Masyarakat berkesempatan mendapat gratis ongkir belanja produk UMKM Kabupaten Mojokerto tanpa minimal order di semua toko yang ada di aplikasi Tumbas.

“Batas gratis ongkir pengiriman sampai 10 kilometer. Jika lebih, maka, pembeli menambah per kilometer Rp 2500. Misalnya, 12 kilomter maka menambah RP 5000,” jelasnya.

[irp posts="10672" ]

Dengan banyaknya pembeli di wilayah Kecamatan Dawarblandog, artinya menunjukkan respons yang sangat positif. Iwan optimistis aplikasi Tumbas ini bakal menjadi marketplace andalan para pelaku UMKM/IKM di Kabupaten Mojokerto. Selain mendongkrak jual beli produk yang dihasilkan, juga menjadi wadah promosi efektif bagi masyarakat secara luas

“Bupati (Ikfana Fahmawati) memberikan tugas kepada saya untuk mengembangkan Tumbas. Aplikasi ini tentu membantu produk-produk UMKm kita untuk promosi di masyarakat luas dan membantu untuk naik kelas di era digital,” paparnya.

Selain itu, melalui Tumbas Express berpeluang membuka lapangan pekerjaan untuk masyarakat Mojokerto. Iwan mengungkapkan, kurir di Dawarblandong dapat menghasilkan Rp 2 juta per minggu dari jasa ongkir.

“Gaji mereka (kurir) tergantung pengiriman, per 10 kilo mereka dapat 15 ribu,” ujarnya.

[irp posts="10651" ]

Iwam menambahkan, kedepannya Bupati Ikfina juga mendorong pihaknya meluncurkan program khsus para ASN di lingkungan Pemkab Mojokerto untuk menggunakan aplikasi Tumbas.

“ASN tidak ada kewajiban, tapi kita mendorong ASN untuk lebih perhatian membeli produk-produk lokal kabupaten mojokerto. Program akan kita luncurkan saat Hari Jadi Kabupaten Mojokerto ,” pungkasnya.

[irp posts="10502" ]

Penulis: Latif Saipudin

Editor: M Lutfi

Tags

Terkini

IHSG Kembali Merosot, Istina Bilang Begini

Senin, 2 Februari 2026 | 11:13 WIB

Janda di Mojokerto Rela Jadi Badut Demi 3 Buah Hati

Kamis, 1 Januari 2026 | 17:18 WIB