Kabar Mojokerto - Pemerintah Kabupaten Mojokerto menyalurkan bantuan air bersih untuk ribuan warga yang terdampak kekeringan.
Bantuan air bersih diserahkan secara simbolis oleh Penjabat sementara (Pjs) Bupati Mojokerto Akhmad Jazuli di Dusun Kandangan, Desa Kunjorowesi, Kecamatan Ngoro, dengan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto Yoi Afrida, Kamis (03/10).
Selain bantuan air bersih, Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur itu juga menyalurkan 100 paket sembako kepada warga di Desa Kunjorowesi.
Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang kesulitan mendapatkan akses air bersih selama musim kemarau.
"Monggo diterima, apa pun yang telah diberikan Allah ketika njenengan dikasih musibah kekeringan saget sabar, bisa diterima. Maka ketika dijalani dengan sabar, insyaallah itu mengumpulkan pahala bapak dan ibu. Ini ada bantuan paket sembako Monggo di manfaatkan," tuturnya.
Bantuan air bersih untuk warga terdampak kekeringan ini bersumber dari APBD 2024.
Dari data BPBD Mojokerto, warga terdampak kekeringan ada 2.748 kepala keluarga (KK) di tiga Kecamatan yang ada di Kabupaten Mojokerto.
Rinciannya, di Kecamatan Ngoro sebanyak 2.155 KK, Kecamatan Trawas 483 KK, dan di Kecamatan Dawarblandong ada 110 KK.
Paling banyak menerima distribusi air bersih yaitu di Desa Kunjorowesi, Ngoro sebanyak 136 tangki dengan kapasitas per tangki berisi 4.000 liter.
Kemudian Desa Manduro Manggunggajah, Ngoro, Desa Duyung Trawas, dan Desa Desa Simonggagrok, Dawarblandong menerima distribusi air bersih sebanyak 68 tangki.