Kabar Mojokerto - Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Al Misbar, KH Chusaini Ilyas, memberikan restu kepada pasangan Ikfina Fahmawati dan Gus Dulloh (Sa'dulloh Syarofi) dalam Pilkada 2024.
Restu dari kiai sepuh Bumi Majapahit ini mendorong pasangan yang dijuluki Idola Juara tersebut untuk berkomitmen dalam bekerja demi kesejahteraan masyarakat.
Sejak awal, Kiai Chusaini telah memberikan dukungannya kepada pasangan calon bupati dan wakil bupati Idola. Kiai sepuh yang berasal dari Dusun Karangnongko, Desa Mojoranu, Sooko, Mojokerto ini mengizinkan putranya, Gus Dulloh, untuk mendampingi Ikfina dalam kontestasi Pilkada mendatang.
Baca Juga: Libatkan 100 Pekerja, KPU Kabupaten Mojokerto Targetkan Sorlip Surat Suara Rampung 2 November
Sebagai kiai yang dituakan, Kiai Chusaini memiliki banyak jemaah yang loyal. Salah satunya adalah ribuan peserta pengajian Jumat Pahing yang diadakan di rumah Suripto Afandi, warga Desa Tampungrejo, Puri, Mojokerto. Pengajian ini selalu diisi dengan tausiyah dari Kiai Chusaini.
Pada sore hari, pengajian tersebut juga dihadiri oleh pasangan Ikfina dan Gus Dulloh. Dalam sambutannya, Ikfina mengajak seluruh jemaah Kiai Chusaini untuk mengemban amanah yang telah diberikan kepada pasangan Idola.
"Bismillah, ketika Kiai Chusaini telah memberikan restu kepada kami, maka kami berdua harus melaksanakan tugas untuk melayani dan bekerja untuk masyarakat, memastikan semua mendapatkan haknya secara adil dan merata, serta meningkatkan kesejahteraannya," jelasnya di lokasi, Jumat (1/11/2024).
Baca Juga: Ikfina-Gus Dulloh Lanjutkan Pembangunan Infrastruktur di 299 Desa dan Tingkatkan Sistem Fasyankes
Bupati Mojokerto periode 2021-2024 ini menegaskan bahwa pasangan Ikfina dan Gus Dulloh berjuang bersama rakyat. Pasangan calon bupati dan wakil bupati Mojokerto dengan nomor urut 1 ini berkomitmen untuk mempercepat pembangunan di Bumi Majapahit.
"Oleh karena itu, kami mohon dukungan pada tanggal 27 November 2024. Niatkan ibadah kita dan mari berjuang bersama untuk Kabupaten Mojokerto, coblos nomor 1," tegasnya.