Kabar Mojokerto - Minat terhadap olahraga ekstrem seperti trail enduro kian meningkat, terutama di kalangan pencinta trabasan yang doyan menjelajah medan liar seperti hutan, sungai, dan bebatuan.
Namun, banyak yang masih bingung memilih motor yang tepat untuk kebutuhan enduro. Jangan sampai asal beli motor trail, tapi tidak cocok untuk lintasan berat!
Enduro adalah salah satu jenis balap motor off-road yang menguji ketahanan pengendara dan motor di medan ekstrem. Nah, motor yang digunakan untuk enduro tentu berbeda dengan motor trail biasa atau motocross.
Ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan sebelum memutuskan membeli motor enduro. Berikut ini ulasannya:
Baca Juga: Apple Segera Rilis iPhone 17 Bulan Ini, Catat Tanggalnya!
1. Kenali Ciri Khas Motor Enduro
Motor enduro merupakan motor yang dirancang untuk ketahanan (endurance) dalam menempuh medan ekstrem dengan jarak yang jauh. Ciri khasnya antara lain:
-
Dilengkapi lampu utama karena kerap digunakan hingga malam hari
-
Ban berukuran besar dengan pola kembangan kasar
-
Kapasitas tangki bahan bakar lebih besar
-
Menggunakan transmisi 6 percepatan
-
Umumnya tidak legal di jalan raya karena tak dilengkapi perlengkapan standar seperti spion dan sein
2. Bobot dan Tinggi Motor Sangat Menentukan
Motor enduro umumnya memiliki berat yang lebih besar dari motor trail biasa. Untuk penggunaan di medan sempit, berbatu, atau penuh tikungan tajam (tight wood & single track), bobot motor yang berat justru bisa menyulitkan manuver.
Selain itu, tinggi motor juga sering menjadi masalah, terutama bagi pengendara bertubuh pendek. Saat ini sudah banyak tersedia lowering kit yang bisa dipasang untuk menurunkan tinggi motor agar kaki tetap bisa menapak tanah.
Baca Juga: Hp Rp 3 Jutaan dengan Fitur AI Canggih? Samsung Galaxy A17 5G Jawabannya