Kabar Mojokerto - Polres Mojokerto Kota mengumumkan kesiapan menghadapi pengamanan Lebaran 2025 dengan mendirikan 3 pos pengamanan dan menurunkan ratusan personel.
Pernyataan ini disampaikan oleh Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Daniel S. Marunduri, saat memimpin apel gelar pasukan Operasi Ketupat 2025.
Apel yang berlangsung di Lapangan Gajah Mada, Mapolres Mojokerto Kota, turut dihadiri oleh Wakil Bupati Mojokerto, Muhammad Rizal Octavian, Dandim 0815 Mojokerto yang diwakili oleh Kasdim Mayor Suwadi, serta ratusan personel dari TNI, Polri, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan.
Baca Juga: Sidak Mamin Jelang Lebaran, Wali Kota Mojokerto Temukan Makanan Terindikasi Mengandung Boraks
Kapolres AKBP Daniel S. Marunduri menegaskan pelayanan yang aman dan responsif selama libur Lebaran 2025 bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melakukan mudik serta menjaga ketertiban selama perayaan Idul Fitri.
"Petugas harus humanis, memberikan edukasi untuk mencegah microsleep, melakukan pengecekan pengemudi dan kendaraan, serta menyiagakan personel di titik-titik rawan demi kelancaran dan keselamatan arus mudik," ujar Daniel, pada Kamis (20/3/2025).
Baca Juga: Simak Tarif Tol Kertosono, Mojokerto hingga Surabaya Saat Lebaran 2025
Dalam Operasi Ketupat 2025, Polres Mojokerto Kota tidak hanya mendirikan tiga pos pengamanan di titik-titik strategis seperti jalur utama mudik, terminal, dan pusat keramaian, tetapi juga akan melakukan patroli intensif untuk mencegah potensi gangguan Kamtibmas selama periode Lebaran.
Selain itu, guna memastikan keamanan pemudik, Polres Mojokerto Kota juga membuka layanan pengaduan gratis melalui nomor 110 yang dapat diakses mulai 23 Maret hingga 8 April 2025. Layanan ini diharapkan dapat mempercepat respons dalam menindaklanjuti pengaduan masyarakat terkait mudik Lebaran.
Baca Juga: Catat! Daftar Nomor Darurat dan Penting Saat Mudik di Mojokerto, Jangan Sampai Lupa
Lebih lanjut, Kapolres Daniel menekankan pentingnya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok (bapokting) serta bahan bakar minyak (BBM) selama Operasi Ketupat Semeru berlangsung.
"Selain kelancaran arus lalu lintas dan jalur penyeberangan, stabilitas harga serta ketersediaan Bapokting dan BBM juga perlu mendapat perhatian serius," tambahnya.
Dengan berbagai langkah pengamanan ini, diharapkan arus mudik Lebaran 2025 dapat berjalan lancar, aman, dan nyaman bagi seluruh pemudik yang melintasi wilayah Mojokerto.