Selisih ini terjadi karena adanya penonaktifan peserta, baik oleh pemerintah daerah karena dianggap mampu, maupun oleh badan usaha karena peserta sudah di-PHK.
Terlepas dari persoalan tersebut, menurut David, Kabupaten Mojokerto mendapatkan keuntungan besar dari capaian UHC Prioritas. Salah satunya, bagi masyarakat yang belum terdaftar, status kepesertaannya akan langsung aktif saat mendaftar ke BPJS Kesehatan, sehingga tidak perlu menunggu 14 hari.
Baca Juga: 3 Santri Ponpes di Mojokerto Hilang Terseret Arus Pantai Balekambang Malang
"UHC Prioritas memberikan manfaat yang sangat besar, karena kita tak pernah tahu kapan akan sakit. Selamat kepada Kabupaten Mojokerto atas capaian ini. Semoga menjadi inspirasi bagi daerah lainnya," pungkasnya.