birokrasi

Bupati Mojokerto Salurkan 7 Jenis Bansos Tahun 2024, Simak Rinciaannya

Jumat, 7 Juni 2024 | 14:48 WIB
Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati menyerahkan bantuan kursi roda di wilayah Kecamatan Puri.

Kabar Mojokerto - Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati berkomitmen mempercepat pengentasan kemiskinan dan pengurangan kesenjangan. Termasuk dengan menggulirkan bantuan sosial (bansos) bagi mereka yang membutuhkan di tahun 2024 ini.


Sekretaris Dinsos Kabupaten Mojokerto, Rizki Maharani mengatakan, penyaluran berbagai macam jenis bansos bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2024. Menurutnya, ada jenis bansos yang disalurkan, yakni bansos berupa barang dan uang tunai.


Bansos barang sudah mulai disalurkan untuk warga lansia, penyandang disabilitas, dan Kelompok Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) sebagai bentuk perlindungan sosial. Adapun Bansos yang diberikan seperti kursi roda.


“Banyak masyarakat kita yang lumpuh atau disabilitas butuh bantuan kursi roda. kursi roda diberikan dengan harapan agar aktivitasnya bisa lebih leluasa,” katanya kepada kabarmojokerto, Jumat (7/6/2024).


Riski memberikan contoh, ia pernah mejumpai seorang ibu lansia yang sehari-hari hanya bisa tidur  di ranjang karena lumpuh. Dengan diberikan bantuan kursi roda, ibu lansia tersebut dapat kembali beraktivitas secara mandiri.


“Ketika kita kasih kursi roda bisa keluar rumah, aktivitas sosial, bertemu tetangga,” ujarnya.




-
Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati menyerahkan bantuan kursi roda kepada lansia di wilayah kecamatan Dlanggu.


Sedikitnya, ada 29 penyandang disabilitas di Kabupaten Mojokerto yang telah menerima bantuan  kursi roda. Bantuan kursi roda diserahkan langsung oleh Bupati Ikfina.


Adapula bansos berupa peralatan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) untuk penyandang disabilitas. Hal ini, jelas Riski, menindaklanjuti kerjasama antara Dinsos Kabupaten Mojokerto dengan Unit Pelaksana Teknis (UPT)  Balai Latihan Kerja Mojokerto pada tahun 2023.


BLK memfasilitasi program khusus pelatihan bagi para penyandang disabilitas. Di antaranya, pelatihan membuat kue dan lauk pauk. Sementara, Pemkab Mojokerto memberikan bantuan berupa alat kerja. Antara lain, dandang, kompor gas, mixer, oven, dan tabung gas.


“Tahun kemarin (2023) mereka sudah dilatih bikin kue dan makanan lauk pauk di BLK Jabon. Seperti diajari membuat kue, olahan presto, olahan ayam. Tentunya alat-alat yang kita berikan bermanfaat mereka membuat olahan-olahan itu,” terangnya.


Pemkab Mojokerto melalui Dinsos juga memberikan bantuan peralatan usaha sekaligus pelatihan kepada 96 KPM PKH. Bantuan diberikan sebagai bentuk dukungan memulai usaha.


“KPM PKH ini tidak mau terus-terus mengandalkan bantuan dari Pemerintah. Mereka juga ingin taraf hidupnya naik dan penghasilannya bertambah,” ungkap Rizki.




-
Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati menyerahkan bantuan peralatan usaha di wilayah Kecamatan Dlanggu.


Peralatan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan masing. Sebab, usaha yang diinginkan masing-masing KPM PKH berbeda. “Mereka ada yg pengen jual pentol keliling dan ada juga gorengan. Tahun kemarin ada juga yang ingin usaha kue kering,” terangnya.


Di tahun 2023, berkat bantuan dari Pemkab Mojokerto tersebut tak sedikit KPM PKH yang mampu mengembangkan usahanya. Bahkan dari usaha tersebut mereka dapat menambah penghasilan.

Halaman:

Tags

Terkini