birokrasi

Tahap Uji Coba, Pemkab Mojokerto Optimis Super App Mojosakti Dapat Digunakan Tahun 2025

Jumat, 25 Oktober 2024 | 13:33 WIB
Super App Mojosakti besutan Diskominfo Kabupaten Mojokerto.

Kabar Mojokerto - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto telah meluncurkan Super App Mojosakti. Pengembangan platform digital yang menggabungkan berbagai layanan publik dalam satu wadah ini ditargetkan dapat digunakan pada awal tahun 2025.

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Mojokerto bertanggung jawab sebagai pengembang dan pengelola Super App Mojosakti. Meskipun telah diluncurkan secara resmi, aplikasi ini masih berada dalam tahap penyempurnaan dan uji coba.

“Super App Mojosakti memang belum sempurna. Kami terus melakukan perbaikan-perbaikan, karena kami harus memikirkan soal keamanan data pribadi dan serangan siber sebelum digunakan oleh publik,” kata Kepala Diskominfo Kabupaten Mojokerto, Ardi Sepdianto, pada Jumat (25/10/2024).

Baca Juga: Aplikasi Tumbas Milik Pemkab Mojokerto Raih Top Inovasi Pelayanan Publik dari Kemenpan RB

Masyarakat nantinya dapat mengunduh Super App Mojosakti melalui aplikasi Play Store dan App Store. Untuk mengoperasikannya, pengguna wajib mendaftar menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) KTP, khusus bagi warga Kabupaten Mojokerto.

“Warga di luar Kabupaten Mojokerto tidak bisa mengakses aplikasi ini, karena sistem sudah terintegrasi dengan data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Mojokerto. Sejauh ini, kami tengah dalam proses verifikasi dengan Google Play Store agar masyarakat dapat menginstalnya,” tutur Ardi.

Melalui Super App Mojosakti, masyarakat dapat mengakses berbagai layanan publik, antara lain fitur layanan administrasi kependudukan, permohonan informasi tata ruang, live streaming CCTV Area Traffic Control System (ATCS), pengaduan, aplikasi Tumbas, pemantauan cuaca, dan berita terkini dari Pemkab Mojokerto.

Ke depan, platform digital ini juga akan menyediakan layanan perpajakan, kesehatan, perizinan, dan ketenagakerjaan.

Ardi menyampaikan bahwa tahap uji coba terbatas oleh tim internalnya telah dilaksanakan, dan hasilnya dinyatakan sudah sesuai dengan fungsi yang diharapkan. Namun, hal tersebut dirasa belum cukup, sehingga diperlukan uji coba yang lebih luas yang melibatkan pengguna eksternal terbatas untuk mendapatkan umpan balik.

Baca Juga: Realisasi Investasi Kabupaten Mojokerto Triwulan II-2024 Naik, Serapan Tenaga Kerja Meningkat

Pihaknya optimis bahwa pengembangan Super App dapat rampung tahun ini, sehingga pada tahun 2025 masyarakat dapat memanfaatkannya untuk mengakses layanan dari pemerintah.

“Kekhawatiran saya terkait keamanan data-data pribadi pengguna. Oleh karena itu, tim kami akan berkoordinasi dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Target kami adalah menyelesaikan semua pengembangan tahun ini,” bebernya.

Tags

Terkini