ekonomi-bisnis

Gerakan Pangan Murah di Mojokerto Hadir Kembali, Gus Barra Dukung Inisiatif Dinas Pertanian Jatim

Kamis, 6 Maret 2025 | 21:31 WIB
Bupati Gus Barra saat meninjau Gerakan Pangan Murah di Pasar Rakyat Bagusan, Mojokerto. Dukungan penuh untuk program yang bantu perekonomian masyarakat. (M Lutfi Hermansyah)

Kabar Mojokerto - Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra, memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang kembali diselenggarakan di Kabupaten Mojokerto. Kegiatan yang diorganisir oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur ini digelar di Pasar Rakyat Bagusan, pada Kamis pagi, (6/3/2025).

Menurut Gus Barra, hadirnya GPM ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat, khususnya dalam hal aksesibilitas terhadap kebutuhan pangan dengan harga yang lebih terjangkau. Ia juga berharap, program ini dapat dilaksanakan di berbagai lokasi lainnya untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Baca Juga: Polres Mojokerto Bagikan 350 Takjil Gratis, Wujud Peduli Kepada Warga Mojokerto

"Kami sangat mengapresiasi upaya Dinas Pertanian Provinsi yang telah melaksanakan program GPM ini. Semoga kegiatan seperti ini bisa diadakan di banyak tempat, sehingga bisa memberikan dampak yang lebih besar bagi perekonomian masyarakat," ujarnya.

Bupati Mojokerto ini menambahkan, dengan adanya program GPM, masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok sehari-hari dengan harga yang jauh lebih murah karena barang-barang yang dijual telah mendapat subsidi dan didistribusikan langsung oleh pemerintah daerah. Gus Barra mengimbau agar warga memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya.

"Dengan adanya GPM, kami berharap perekonomian warga yang kurang mampu bisa meningkat. Mari manfaatkan kesempatan ini, karena harga yang ditawarkan sudah disubsidi dan cukup jauh lebih terjangkau," katanya.

Baca Juga: Jadwal Imsak dan Buka Puasa Ramadan Mojokerto 7 Maret 2025

Pada kesempatan tersebut, harga bahan pangan yang ditawarkan di pasar ini terlihat lebih murah dibandingkan harga pasar biasa. Misalnya, beras kualitas baik dijual dengan harga Rp 69.000 untuk 5 kg, gula pasir dijual seharga Rp 17.000 hingga Rp 17.500 per kilogram, dan minyak goreng dengan kualitas standar dihargai Rp 19.000 per liter atau Rp 14.000 per 700 ml. Subsidi ini diharapkan tidak hanya meringankan beban ekonomi masyarakat, tetapi juga dapat menekan laju inflasi serta meningkatkan perputaran ekonomi di daerah tersebut.

Tags

Terkini

IHSG Kembali Merosot, Istina Bilang Begini

Senin, 2 Februari 2026 | 11:13 WIB

Janda di Mojokerto Rela Jadi Badut Demi 3 Buah Hati

Kamis, 1 Januari 2026 | 17:18 WIB