kesehatan

Cari Info Kesehatan Pakai AI? Simak Dulu Peringatan Kemenkes Ini

Rabu, 13 Agustus 2025 | 09:00 WIB
Ilustrasi Seorang Pria Mencari Info Kesehatan Pakai AI (kabarmojokerto.id)

Kabar Mojokerto - Kemajuan teknologi kecerdasan buatan (AI) telah mendorong perubahan besar dalam dunia medis, mulai dari diagnosis hingga pengolahan data kesehatan.

Namun, di tengah euforia tersebut, muncul peringatan serius soal potensi penyalahgunaan AI oleh masyarakat awam, terutama saat digunakan sebagai sumber informasi kesehatan utama.

Setiaji, Kepala Technology Transformation Office Kementerian Kesehatan RI, menekankan bahwa AI bukanlah pengganti tenaga medis dan penggunaannya harus tetap dalam pengawasan profesional.

Menurutnya, AI memang dapat memberikan analisis cepat berdasarkan data gejala, tetapi tetap tidak mampu menilai kondisi manusia secara holistik seperti yang dilakukan oleh dokter.

Baca Juga: Kenapa Badan Terasa Panas di Malam Hari? Ini 9 Penyebab Medis yang Perlu Diwaspadai

Ia mencontohkan bahwa diagnosis medis bukan sekadar membaca gejala, tapi juga mempertimbangkan faktor personal seperti riwayat penyakit, kondisi sosial, hingga lingkungan hidup pasien.

"Teknologi seperti ChatGPT atau chatbot medis lainnya bisa jadi membantu, tapi tidak bisa memberikan keputusan medis definitif," ujarnya dalam sebuah pernyataan resmi, dikutip laman kemkes.go.id.

Setiaji juga mengingatkan bahwa sebagian besar AI dilatih dengan data yang belum tentu merepresentasikan populasi Indonesia secara akurat.

Dengan kata lain, akurasi AI dalam lingkungan laboratorium tidak menjamin keandalannya di lapangan, apalagi dalam sistem kesehatan dengan kompleksitas tinggi seperti di Indonesia.

Baca Juga: Siapa yang Tanggung Biaya Berobat Korban Kecelakaan Lalu Lintas? Ini Penjelasan BPJS

Beberapa tantangan utama dalam pemanfaatan AI untuk kesehatan meliputi:

  • Kurangnya personalisasi dalam hasil analisis,

  • Ketiadaan interaksi fisik dan emosional antara pasien dan sistem,

  • Risiko interpretasi keliru terhadap gejala medis yang serupa,

Halaman:

Tags

Terkini

MBG Tetap Jalan di Bulan Ramadan, Ini Bocaran Menunya

Selasa, 3 Februari 2026 | 16:05 WIB

Korban Keracunan MBG di Mojokerto Kini Capai 261 Anak

Minggu, 11 Januari 2026 | 16:45 WIB

India Jadi Role Mode MBG, DPR Minta Kaji Ulang

Selasa, 4 November 2025 | 11:06 WIB

Cuaca Panas Ekstrem, Ini 6 Dampak Paparan Sinar UV

Minggu, 19 Oktober 2025 | 15:32 WIB