“Tradisi sembah jongkok yang kemudian digugat secara nasional itu memang pada selanjutnya dihapuskan oleh pemerintah kolonial. Di Kabupaten Mojokerto telah terlebih dulu dilakukan penghapusan sebelum aturan pemerintah dikeluarkan. Kebijakan yang mendapatkan acungan jempol dari kaum pergerakan,” papar Yuhan.