ekonomi-bisnis

Ning Ita Optimis Pelaku Usaha di Kota Mojokerto Mampu Hadapi Dampak Tarif Impor AS

Minggu, 6 April 2025 | 10:06 WIB
Focus Group Discussion (FGD) terkaot dampak kebijakan impor Amerika Serikat di sentra IKM Batik Maja Barama Wastra Kota Mojokerto pada Sabtu (5/4) malam. (Muhammad Lutfi Hermansyah)

Kabar Mojokerto- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menabuh genderang perang dagang, dengan menaikan sejumlah tarif dasar impor, termasuk Indonesia.

 

Indonesia dikenakan tarif impor bea masuk sebesar 32 persen. Hal ini turut memantik kekhawatiran banyak kalangan, mulai dari pengusaha hingga perusahaan di Indonesia, tak terkecuali Industri Kecil dan Menengah (IKM) di Kota Mojokerto. 

Sebab, berpotensi memicu serbuan barang-barang impor ke dalam negeri, terutama dari negara-negara seperti Cina dan Vietnam. Sehingga menjadi ancaman serius pelaku usaha domestik.

Baca Juga: Ning Ita Tekankan Pentingnya Tata Kelola Organisasi ke Muslimat NU Kota Mojokerto

Ditengah kondisi itu, Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari (Ning Ita) mengaku optimis IKM di Kota Mojokerto mampu menghadapi dampak isu global terkait kenaikan tarif impor AS.

 

Hal ini disampaikan  Ning Ita dalam acara Focus Group Discussion (FGD) yang diadakan di sentra IKM Batik Maja Barama Wastra Kota Mojokerto pada Sabtu (5/4) malam.

 

Ning Ita mengajak seluruh peserta untuk berkaca pada sejarah, terutama saat Indonesia melalui masa-masa sulit akibat pandemi COVID-19 yang melanda dunia pada 2020 hingga 2022.

 

 "Tiga tahun penuh kita dalam kondisi bencana pandemi COVID-19, yang tidak hanya mematikan dari sisi kesehatan, tetapi juga merembet ke sektor ekonomi. Namun, fakta menunjukkan bahwa Indonesia mampu melewati bencana tersebut. Hari ini, kita bisa tersenyum karena kondisi kita semakin membaik," katanya dengan penuh semangat.

 

 

Halaman:

Tags

Terkini

IHSG Kembali Merosot, Istina Bilang Begini

Senin, 2 Februari 2026 | 11:13 WIB

Janda di Mojokerto Rela Jadi Badut Demi 3 Buah Hati

Kamis, 1 Januari 2026 | 17:18 WIB