Ning Ita menambahkan, keunggulan dan kepintaran yang dimiliki Firdausi tidak lepas dari warisan genetika Majapahit, yang dikenal memiliki karakter kuat dan sumber daya manusia (SDM) unggul sejak dahulu kala.
“Pada abad ke-14 Masehi, kekuatan negosiasi Mahapatih Gajah Mada mampu menyatukan berbagai kerajaan dalam satu Nusantara. Itu tidak mungkin terjadi tanpa SDM yang unggul. Genetika kita berasal dari genetika Majapahit,” terangnya.
Baca Juga: 200 Atlet Kickboxing di Jatim Berebut Piala Bupati Mojokerto
Usai bertemu Ning Ita, Firdausi menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan yang diberikan Pemerintah Kota Mojokerto.
“Saya sangat berterima kasih atas dukungan dari Bu Wali dan seluruh jajaran pemerintah. Harapannya, ke depan saya bisa memberikan kontribusi untuk Kota Mojokerto, khususnya dalam bidang keolahragaan,” tutur pria asal Kelurahan Meri, Kecamatan Kranggan ini.
Baca Juga: Stadion Gajah Mada Mojokerto Tak Direstui PSSI Jadi Venue Liga 4 Nasional
Firdaus bersama satu delegasi lainnya dijadwalkan berada di Madrid selama 4 hingga 5 hari. Mereka akan mengikuti berbagai sesi konferensi yang membahas inovasi dan penanganan cedera olahraga bertaraf internasional.
Sebagai informasi, selama dua musim terakhir, Firdausi merupakan bagian dari klub Dewa United FC. Sebagai fisioterapis profesional, ia bertugas menangani pemain yang mengalami cedera, mulai dari diagnosis, rehabilitasi, hingga proses pemulihan penuh.