Kabar Mojokerto- Menejemen PS Mojokerto Putra (PSMP) mengajukan stadion Gajah Mada sebagai venue gelaran putaran Liga 4 nasional 2024/2025. Namun, pengajuan itu tak direstui PSSI.
Dari lima stadion yang ada di Jawa Timur, tak ada nama Stadion Gajah Mada dalam daftar 16 venue yang ditunjuk PSSI pusat. Dengan kegagalan tersebut, skuad The Lasmojo dipastikan tidak akan bisa didukung ribuan suporter fanatiknya di kandang sendiri.
Sekretaris Menejemen PSMP, Deddy Wiyudhayana mengaku tak bisa berbuat banyak atas keputasan PSSI tersebut.
Bahkan, dirinya mengaku kaget saat stadion Gajah Mada tidak masuk dalam daftar venue babak 64 besar Liga 4 yang digelar 21 April 2025 medatang.
Sebab, sejumlah komponen pertandingan telah ia siapkan sedemikian rupa agar stadion yang berada di Desa Jotangan, Kecamatan Mojosari ini bisa ditunjuk PSSI. Mulai dari melengkapi seluruh fasilitas ruang ganti pemain dan wasit.
Kemudian, ukuran lapangan yang sesuai standar serta bangku cadangan yang memadai. Bahkan, manajemen PSMP sempat mendampingi lima utusan PSSI yang datang untuk memverifikasi stadion pada Maret 2025 lalu.
Artikel Terkait
Kick Boxing Mojokerto Raih 7 Medali di Kejurprov Jatim, Siap Sapu Bersih di Porprov 2025
Puluhan Suporter PS Mojokerto Putra Diamankan Polisi Saat Konvoi di Jalanan
PSMP Gagal ke Final Liga 4 Jatim Usai Kalah Adu Pinalti dengan Persewangi
PS Mojokerto Putra Raih Juara Tiga Liga 4 Jatim Usai Kalahkan Persema 2-1