Kabar Mojokerto- Jalan kaki merupakan olahraga yang bagus dan dilengkapi banyak manfaat. Meski demikian, olahraga jalan kaki memiliki risiko cedera, terutama bagi pemula.
Olahraga jalan kaki tetap membutuhkan persiapan, perhitungan dan rutinitas agar bisa merasakan manfaat besar dari olahraga jalan kaki. Berikut tips olahraga jalan kaki agat tak cedera dari Dokter RSUD Prof dr Soekandar, dr Wildan.
Dokter Wildab mengatakan, bagi pemula yang ingin memulai rutinitas olahraga jalan kaki harus dimulai dengan bertahap. Gunakan juga alas kaki yang tepat dan nyaman untuk menghindari risiko kesehatan, seperti cedera.
"Dengarkan tubuh, hidrasi dan nutrisi yang cukup, dan variasikan rute dan intensitas," ucapnya kepada Kabar Mojokerto, Selasa (21/1/2025)
Dirinya juga mewanti-wanti agar tak berlebihan saat berolahraga jalan kaki. Pasalnya, kata wanita yang akrab disapa dr Tata itu, olahraga jalan kaki yang berlebihan dapat memberikan dampak negatif, seperti cedera overuse, kerusakan kulit, gangguan sirkulasi, serta juga kelelahan fisik dan mental.
Begitu juga bagi masyarakat yang memiliki kondisi tertentu sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum memulainya.
"Overtraining bukan hanya terjadi pada olahraga berat, tetapi juga pada aktivitas sederhana seperti jalan kaki jika dilakukan secara berlebihan," sambungnya lagi.
Baca Juga: Ini Tips Meratakan Perut Buncit, Yuk Dicoba!
Berapa banyak langkah kaki yang dianjurkan dalam sehari?
dr Wildan menjelskan, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan orang dewasa yang melakukan aktivitas fisik intensitas sedang setidaknya 150-300 menit per minggu, yang jika dikonversikan menjadi langkah kaki setara dengan 7.000-10.000 langkah per hari.
Mengacu pada sebuah studi, ia mengatakan bahwa manfaat kesehatan, seperti menurunkan risiko penyakit kardiovaskular dan memperbaiki kesehatan mental, mulai terlihat pada kisaran 7.000-10.000 langkah per hari.
Meski begitu, kebutuhan langkah setiap individu bervariasi tergantung usia, kondisi kesehatan, dan tingkat kebugarannya.
"Misalnya, untuk lansia, target langkah harian mungkin lebih rendah karena pertimbanggan kemampuan fisik," terangnya.
Artikel Terkait
Wujudkan Lingkungan Sehat dan Bersih, Puskesmas Modopuro Inisiasi Program My Darling
Tubuh Gemoy Rentan Terserang Penyakit, Ini Tips Agar Tetap Sehat
Cara Mengatasi Trauma pada Anak Muda, Simak Tips dari Dokter Spesialis Jiwa
Simak Tips Merawat Motor Setelah Diguyur Hujan
Tips Memasak Daging di Tengah Wabah PMK