Kabar Mojokerto - Ibadah haji adalah perjalanan spiritual yang juga menuntut kesiapan fisik. Setiap tahun, jutaan umat Muslim dari seluruh dunia berkumpul di Tanah Suci, menghadapi kondisi iklim yang ekstrem, aktivitas fisik dan rutinitas yang padat. Dua ancaman tersembunyi saat haji yaitu heat stroke dan dehidrasi, bisa mengganggu ibadah jika tidak diantisipasi sejak awal.
Dalam podcast “Mitra Bangsa Talk” dari serial Haji Fit and Enjoy Journey, dr Fetria Melani, Sp.GK, dokter spesialis gizi dari RS Mitra Bangsa, membagikan berbagai kiat penting agar jemaah tetap sehat dan ibadah berjalan lancar.
Berikut 7 tips penting cegah heat stroke dan dehidrasi, yang wajib diketahui sebelum berangkat ke Tanah Suci.
Baca Juga: Cek Sekarang! 4 Tanda Sperma Sehat atau Tidak yang Bisa Dilihat Langsung
1. Pahami Risiko Heat Stroke: Musuh Diam-diam yang Mematikan
Heat stroke bukan sekadar kepanasan biasa. Ini adalah kondisi medis darurat yang terjadi saat tubuh tak mampu lagi mengatur suhu akibat paparan panas ekstrem. Di musim haji, suhu di Arab Saudi bisa mencapai 48–50°C, jauh lebih tinggi dari iklim Indonesia. Gejalanya pun tidak selalu langsung terasa. Mulai dari pusing, mual, kulit kemerahan dan kering, hingga pingsan, semuanya bisa menjadi tanda bahaya. Jika tidak ditangani, heat stroke bisa berujung fatal.
“Biasanya terjadi di Mina dan Muzdalifah saat jamaah melempar jumrah atau dalam perjalanan panjang,” jelas dr Fetria Melani, Sp.GK, yang pernah bertugas sebagai tim kesehatan haji.
2. Dehidrasi: Akar Masalah Kesehatan Jamaah
Banyak jamaah tidak sadar bahwa mereka sedang dehidrasi karena tidak merasa haus. Ini disebabkan kelembaban rendah di Arab Saudi, yang membuat cairan tubuh menguap tanpa terasa. Akibatnya, tanpa disadari, tubuh kehilangan air dan elektrolit dalam jumlah besar. Gejala awal seperti kulit gatal, vertigo, atau naiknya tekanan dan gula darah sering dianggap enteng padahal bisa menjadi awal dari dehidrasi serius.
Baca Juga: Bupati Mojokerto Berangkatkan Ratusan Calon Jamaah Haji, Ini Doanya
3. Minum Secara Cerdas: Bukan Sekadar Banyak, Tapi Teratur
Minum air putih adalah kunci, tapi caranya harus tepat. dr Fetria Melani, Sp.GK menyarankan untuk:
-
Minum 1–2 teguk setiap 15 menit
-
Total sekitar 1 gelas per jam