Jangan langsung menelan, tahan air 3 detik di mulut sebelum ditelan untuk mencegah sering buang air kecil
Tambahkan 1 sachet oralit per hari untuk menjaga keseimbangan elektrolit
Minuman manis, teh, dan kopi justru bisa memperparah dehidrasi karena bersifat diuretik. Jadi, air putih dan air zamzam tetap menjadi pilihan utama.
Baca Juga: 124 Personel Polres Mojokerto Kota Amankan Pemberangkatan 2 Kloter Jamaah Haji
4. Kenali Makanan Penunjang Hidrasi
Bukan hanya cairan, asupan makanan juga berperan penting mencegah dehidrasi. Buah-buahan seperti jeruk, semangka, apel, dan anggur adalah pilihan yang baik karena kandungan airnya tinggi. Meski penderita diabetes tetap boleh mengonsumsi buah, porsinya harus disesuaikan agar kadar gula darah tetap stabil.
Satu catatan penting dari dr Fetria Melani, Sp.GK, "Buah yang dibagikan dalam katering jangan disimpan, harus dikonsumsi langsung agar manfaatnya optimal."
5. Persiapkan Peralatan Pribadi, Jangan Anggap Sepele
Agar tidak melewatkan waktu makan dan minum obat, jamaah dianjurkan membawa:
-
Wadah makan (tepak)
-
Botol minum pribadi
Makanan dari katering biasanya memiliki waktu konsumsi maksimal yang tertera pada kemasan. Lewat dari itu, risiko keracunan makanan meningkat. Oleh karena itu, membawa bekal saat ke masjid sangat disarankan, terutama jika waktu makan berdekatan dengan ibadah.
6. Gunakan Alat Pelindung Diri (APD) Saat Keluar Pondokan
APD bukan hanya untuk tenaga medis. Jamaah haji pun harus melindungi diri dari panas ekstrem. Saat keluar dari pemondokan, pastikan menggunakan:
-
Payung atau topi
Artikel Terkait
Wali Kota Mojokerto Imbau Warga Tak Takut Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Fisioterapis Asal Mojokerto Jadi Delegasi Indonesia di Konferensi Isokinetic FIFA
Pemkab Mojokerto Hadirkan Gemapitu, Solusi Layanan Kesehatan Merata untuk Warga
Jamaah Haji Kabupaten Mojokerto Dibagi 5 Kloter, Pemberangkatan Mulai 5 Mei
124 Personel Polres Mojokerto Kota Amankan Pemberangkatan 2 Kloter Jamaah Haji
Bupati Mojokerto Berangkatkan Ratusan Calon Jamaah Haji, Ini Doanya