kesehatan

Waspada! Kebanyakan Makan Daging di Hari Raya Idul Adha Bisa Picu Masalah Kesehatan Ini

Jumat, 6 Juni 2025 | 18:20 WIB
Ilustrasi Daging (Istimewa/Pixabay)

Kabar Mojokerto - Idul Adha memang identik dengan sajian daging melimpah. Mulai dari sate, gulai, hingga rendang, semuanya menggugah selera. Tapi tahukah kamu, terlalu banyak makan daging, terutama daging merah seperti sapi dan kambing, bisa berdampak buruk bagi kesehatan?

Menurut penjelasan dari dr. Saddam Ismail, dokter dan vlogger kesehatan yang rajin memberikan informasi dan edukasi tentang kesehatan dan diet, konsumsi daging secara berlebihan bisa menimbulkan beberapa efek samping yang perlu kamu waspadai.

Yuk, simak penjelasannya berikut ini!

Baca Juga: Tips Menyimpan dan Mengelola Daging Kurban agar Tidak Mubazir Usai Idul Adha

1. Sembelit (Konstipasi)

Daging memang kaya protein, tapi sayangnya minim serat. Serat sangat penting untuk menjaga kesehatan pencernaan. Kekurangan serat bisa menyebabkan tinja menjadi keras dan sulit dikeluarkan, apalagi jika asupan lemak jenuh dari daging tinggi. Lemak jenuh ini ibarat rem bagi usus, membuat gerakan usus melambat dan akhirnya menyebabkan sembelit.

2. Bau Mulut

Terlalu banyak mengonsumsi daging merah dapat membuat tubuh memasuki kondisi ketosis, yaitu saat tubuh memecah lemak menjadi energi karena kekurangan karbohidrat. Salah satu efek samping dari ketosis adalah munculnya bau mulut tak sedap, akibat senyawa keton yang dilepaskan melalui napas.

3. Risiko Gangguan Penglihatan

Konsumsi berlebihan daging merah dapat meningkatkan senyawa nitrosamin, yang berbahaya bagi mata, khususnya retina. Dalam jangka panjang, ini bisa meningkatkan risiko degenerasi makula, yaitu kerusakan pada bagian tengah retina yang bisa menyebabkan gangguan penglihatan seiring bertambahnya usia.

Baca Juga: 5 Resep Olahan Daging Kurban Idul Adha: Praktis, Enak, dan Cocok untuk Keluarga

4. Berat Badan Sulit Turun

Banyak orang mengira makan daging akan membuat cepat kenyang dan membantu diet. Padahal, daging merah mengandung kalori dan lemak tinggi. Tanpa aktivitas fisik yang cukup, kelebihan kalori ini akan disimpan sebagai lemak tubuh. Alih-alih turun, berat badan malah bisa naik atau stagnan.

5. Risiko Penyakit Jantung

Daging merah kaya akan lemak jenuh dan kolesterol. Konsumsi dalam jumlah besar dapat menyebabkan penumpukan lemak di pembuluh darah, yang memicu penyakit kardiovaskular seperti tekanan darah tinggi, penyumbatan arteri, hingga serangan jantung. Jadi, bijaklah dalam memilih porsi!

6. Keringat Berlebih dan Rasa Panas

Pernah merasa cepat panas atau berkeringat setelah makan daging? Ini terjadi karena daging merah sulit dicerna, sehingga tubuh membutuhkan lebih banyak energi untuk memprosesnya. Proses ini dikenal sebagai termogenesis, dan salah satu efek sampingnya adalah tubuh jadi berkeringat lebih banyak dari biasanya.

Tips Aman Menikmati Daging Saat Idul Adha

  • Batasi porsi: Idealnya sekitar 70 gram per hari atau setara dua potong sedang.

  • Lengkapi dengan serat: Makanlah sayuran, buah, atau biji-bijian agar pencernaan tetap lancar.

  • Masak sampai matang: Hindari konsumsi daging setengah matang karena berisiko mengandung parasit atau bakteri.

  • Imbangi dengan aktivitas fisik: Agar kalori terbakar dan tidak menumpuk menjadi lemak tubuh.

Halaman:

Tags

Terkini

MBG Tetap Jalan di Bulan Ramadan, Ini Bocaran Menunya

Selasa, 3 Februari 2026 | 16:05 WIB

Korban Keracunan MBG di Mojokerto Kini Capai 261 Anak

Minggu, 11 Januari 2026 | 16:45 WIB

India Jadi Role Mode MBG, DPR Minta Kaji Ulang

Selasa, 4 November 2025 | 11:06 WIB

Cuaca Panas Ekstrem, Ini 6 Dampak Paparan Sinar UV

Minggu, 19 Oktober 2025 | 15:32 WIB