Kabar Mojokerto - Matcha, teh hijau bubuk khas Jepang, semakin populer di Indonesia berkat manfaat kesehatannya yang melimpah. Namun, konsumsi matcha secara berlebihan dapat menimbulkan efek samping yang perlu diwaspadai.
Berikut adalah 5 efek samping yang perlu diwaspadai akibat konsumsi matcha yang berlebihan.
Baca Juga: Jangan Panik! Ini 7 Langkah Menolong Korban Kecelakaan di Jalan Raya yang Harus Diketahui Orang Awam
1. Gangguan Tidur dan Kecemasan
Matcha mengandung kafein yang lebih tinggi dibandingkan dengan teh hijau biasa. Konsumsi matcha dalam jumlah berlebihan dapat menyebabkan gangguan tidur, kecemasan, dan detak jantung yang cepat. Gejala ini lebih terasa jika Anda juga mengonsumsi kopi atau minuman berkafein lainnya dalam sehari.
2. Gangguan Pencernaan dan Nyeri Perut
Kandungan katekin dalam matcha dapat menyebabkan gangguan pencernaan, seperti mual, sakit perut, dan diare, terutama jika dikonsumsi dalam jumlah besar atau saat perut kosong. Selain itu, konsumsi matcha dengan susu dapat mengurangi penyerapan katekin, sehingga manfaat kesehatannya berkurang.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Tempat Pijat dan Spa di Mojokerto, Cocok untuk Melepas Penat
3. Risiko Kerusakan Hati
Konsumsi matcha dalam dosis berlebihan, khususnya lebih dari 800 mg EGCG per hari, dapat meningkatkan risiko masalah hati. Gejala yang muncul bisa termasuk nyeri perut bagian atas, urin berwarna gelap, dan penyakit kuning.
4. Interaksi dengan Obat-obatan
Kandungan kafein dan senyawa lain dalam matcha dapat berinteraksi dengan obat-obatan tertentu, seperti obat pengencer darah dan obat tekanan darah tinggi. Interaksi ini dapat mempengaruhi efektivitas obat atau meningkatkan risiko efek samping. Jika Anda sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi matcha.
5. Penurunan Penyerapan Zat Besi
Kandungan katekin dalam matcha dapat mengikat zat besi dan menghambat penyerapan zat besi oleh tubuh. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko anemia, terutama bagi individu yang memiliki kadar zat besi rendah atau mengonsumsi diet rendah zat besi.
Baca Juga: Vasektomi Itu Bukan Kebiri, Dokter Ungkap Fakta Ilmiah yang Harus Diketahui Pria
Tips Aman Mengonsumsi Matcha
-
Batasi konsumsi matcha menjadi 1–2 cangkir per hari.
-
Hindari konsumsi matcha pada malam hari atau sebelum tidur.
-
Konsumsi matcha dengan jeda waktu beberapa jam setelah makan untuk menghindari gangguan penyerapan zat besi.
-
Konsultasikan dengan dokter jika Anda memiliki kondisi medis tertentu atau sedang mengonsumsi obat-obatan.
Artikel Terkait
8 Minuman yang Bisa Tingkatkan Gairah Seksual Pria, Bikin Bercinta Semakin On Fire!
Cegah DBD di Kawasan Padat, Wali Kota Mojokerto Gencarkan PSN dan 3M Plus
Vasektomi Itu Bukan Kebiri, Dokter Ungkap Fakta Ilmiah yang Harus Diketahui Pria
5 Rekomendasi Tempat Pijat dan Spa di Mojokerto, Cocok untuk Melepas Penat
Jangan Panik! Ini 7 Langkah Menolong Korban Kecelakaan di Jalan Raya yang Harus Diketahui Orang Awam