Kabar Mojokerto - Cuaca panas di Mojokerto semakin meningkat, dengan suhu tertinggi tercatat mencapai 37 derajat Celsius.
Fenomena ini berpotensi berdampak buruk pada kesehatan, termasuk risiko heat stroke. Namun, kondisi ini dapat dicegah dengan langkah-langkah sederhana.
Dokter Agy Fristiawan Wahyosi dari RSUD Prof. Dr. Soekandar Kabupaten Mojokerto menjelaskan, saat cuaca panas, cairan dalam tubuh akan menguap. Mengingat komposisi tubuh manusia terdiri dari hampir 60 persen cairan, penting untuk menjaga keseimbangan tersebut.
Baca Juga: Cuaca Panas Melanda Mojokerto, Ini Kata Dokter Efek Minum Es Dikala Suhu Panas
“Dalam kondisi normal, ketika cairan menguap akibat suhu panas, tubuh akan mengatur suhu dengan keringat agar tetap dingin,” ungkap dr. Agy ketika diwawancara Kabar Mojokerto, (15/10/2024).
Namun, ketika suhu mencapai ekstrem, cairan tubuh menguap lebih cepat, menyebabkan suhu tubuh meningkat secara drastis. Heat stroke dapat terjadi ketika suhu tubuh mencapai 40 derajat Celsius atau lebih, berbahaya karena lingkungan yang panas.
“Suhu tubuh normal berkisar antara 36 hingga 37 derajat Celsius. Namun, pada suhu panas ekstrem, sistem pendinginan tubuh bisa terganggu,” jelas dr. Agy.
Ada beberapa tanda dan gejala heat stroke yang perlu diwaspadai, seperti pusing, berkunang-kunang, berkeringat berlebihan, dan nyeri tubuh. Hilangnya cairan dapat menyebabkan gangguan pada organ vital lainnya.
“Paparan suhu panas dapat melepaskan zat perangsang peradangan yang berpotensi merusak otak, ginjal, hati, dan proses pembekuan darah,” tambahnya.
Baca Juga: Cewek Mojokerto Wajib Tahu! Tips Tetap Cantik Saat Panas Menyengat
Jika Anda mengalami tanda-tanda heat stroke, segera lakukan pertolongan pertama dengan mendinginkan tubuh, seperti masuk ke ruangan ber-AC. Selain itu, penting untuk minum air putih. Namun, jika gejala seperti muntah atau penurunan konsentrasi muncul, segera cari pelayanan kesehatan untuk mendapatkan infus.
Dr. Agy juga memberikan beberapa tips pencegahan untuk menghindari heat stroke:
-
Cukupi Kebutuhan Cairan: Selalu bawa air putih saat beraktivitas di luar, terutama dalam cuaca panas.
-
Hindari Olahraga di Puncak Panas: Menghindari aktivitas fisik saat suhu sangat tinggi penting, karena penguapan cairan tubuh meningkat saat berolahraga.
Tags
Artikel Terkait
-
Mojokerto Memasuki Musim Pancaroba, Waspadai Ragam Penyakit Ini
-
Kota Mojokerto Resmi Operasikan Labkesda BSL-2
-
Cewek Mojokerto Wajib Tahu! Tips Tetap Cantik Saat Panas Menyengat
-
Gaya Hubungan Intim, Panduan Posisi Terbaik Menurut Islam
-
Cuaca Panas Melanda Mojokerto, Ini Kata Dokter Efek Minum Es Dikala Suhu Panas
Terkini
72 Siswa di Jaktim Diduga Keracunan Usai Santap MBG Spageti, Operasional SPPG Dihentikan
Sabtu, 4 April 2026 | 15:21 WIBWali Kota Mojokerto Sidak SPPG, Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Tetap Berkualitas
Selasa, 31 Maret 2026 | 12:16 WIBMBG Tetap Jalan di Bulan Ramadan, Ini Bocaran Menunya
Selasa, 3 Februari 2026 | 16:05 WIBBGN Wajibkan SPPG Bikin Surat Perjanjian dengan Sekolah Terkait Hal Ini
Selasa, 27 Januari 2026 | 08:31 WIBIni Dugaan Penyebab Ratusan Orang Keracunan MBG di Mojokerto
Jumat, 16 Januari 2026 | 14:21 WIBBPOM Rilis 26 Produk Kosmetik Berbahaya, Ada Deviena Skincare
Kamis, 15 Januari 2026 | 12:42 WIB66 Dapur SPPG di Mojokerto Belum Kantongi Sertifikat Higienis
Rabu, 14 Januari 2026 | 20:43 WIBGus Barra: Total 411 Korban Keracunan MBG di Mojokerto
Rabu, 14 Januari 2026 | 20:20 WIBKorban Diduga Keracunan MBG di Mojokerto Meningkat, Kini Tembus 433 Orang
Selasa, 13 Januari 2026 | 23:22 WIBKorban Keracunan MBG di Mojokerto Tambah Jadi 349 Orang, 159 Masih Dirawat
Senin, 12 Januari 2026 | 20:55 WIB2679 Siswa Tak Dapat MBG Usai SPPG di Mojokerto Dihentikan Sementara Buntut Dugaan Keracunan
Minggu, 11 Januari 2026 | 19:39 WIBKorban Keracunan MBG di Mojokerto Kini Capai 261 Anak
Minggu, 11 Januari 2026 | 16:45 WIBDapur SPPG Dihentikan Sementara Buntut 152 Santri dan Siswa di Mojokerto Diduga Keracunan MBG
Sabtu, 10 Januari 2026 | 19:45 WIB152 Santri dan Siswa di Mojokerto Diduga Keracunan Usai Santap MBG
Sabtu, 10 Januari 2026 | 17:31 WIBKepala BGN Sebut MBG Sumbang 48 Persen Kasus Keracunan Pangan di Indonesia
Rabu, 12 November 2025 | 17:30 WIBBPOM Pastikan Inhaler Hong Thai Asal Thailand Ilegal, Ecommerce Indonesia Dilarang Jual
Selasa, 11 November 2025 | 07:33 WIBVidi Aldiano Tulis Pesan Menyentuh Usai Putuskan Hiatus Karena Fokus Kesehatan
Sabtu, 8 November 2025 | 11:41 WIBIndia Jadi Role Mode MBG, DPR Minta Kaji Ulang
Selasa, 4 November 2025 | 11:06 WIBIni Syarat Dapat Pemutihan Tunggakan Iuaran BPJS Kesehatan
Jumat, 24 Oktober 2025 | 17:40 WIBCuaca Panas Ekstrem, Ini 6 Dampak Paparan Sinar UV
Minggu, 19 Oktober 2025 | 15:32 WIB -