Baca Juga: SPMB 2025 Kota Mojokerto Pakai Sistem Rayonisasi, Berikut Pembagiannya
Pembina UKS SMPN 1 Ngoro, Dewi Umroh, juga mengapresiasi kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis ini. Menurutnya, kegiatan tersebut sangat membantu sekolah dalam melakukan skrining kesehatan terhadap siswa dan guru.
"Jumlah siswa kami sekitar 900 orang, ditambah guru dan tenaga kependidikan sekitar 60 orang. Kegiatan ini sangat membantu kami dalam upaya menjaga kesehatan warga sekolah," kata Dewi yang juga guru mata pelajaran IPA.
Ia menambahkan bahwa pemeriksaan kesehatan sejak dini sangat bermanfaat untuk menunjang prestasi akademik maupun nonakademik siswa.
"Dengan mengetahui kondisi kesehatan sejak awal, kita bisa melakukan langkah pencegahan, misalnya terhadap anemia," tandasnya.
Head of HRD & GA PT Wilmar Padi Indonesia Unit Mojokerto, Nanang Syaifudin, menuturkan bahwa kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis ini merupakan agenda rutin perusahaan sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan.
Baca Juga: 6 Tips Penting Memilih Hewan Kurban yang Sah dan Sehat Jelang Idul Adha 2025
Pemeriksaan yang digelar setiap tiga bulan ini merupakan kontribusi perusahaan dalam mendukung program pemerintah untuk mencetak generasi emas dan SDM unggul.
"Total siswa di SMPN 1 Ngoro berjumlah sekitar 900 orang, sehingga pemeriksaan dilakukan secara bertahap," jelas Nanang.
Ia menambahkan bahwa pada kegiatan hari ini, pemeriksaan dilakukan terhadap kurang lebih 300 siswa.