Kabar Mojokerto – PT Wilmar Padi Indonesia Rice Mill Unit Mojokerto menggelar pemeriksaan kesehatan gratis bagi ratusan siswa SMP Negeri 1 Ngoro, Kamis (8/5/2025).
Pemeriksaan kesehatan gratis ini bekerja sama dengan Puskesmas Ngoro, melibatkan tenaga kesehatan (nakes) dan dokter, dan merupakan kegiatan rutin yang dilakukan setiap tiga bulan di sekolah tersebut.
Dari pengamatan di lokasi, para siswa dan guru tampak antusias mengikuti pemeriksaan kesehatan yang berlangsung di ruang UKS (Unit Kesehatan Sekolah) SMP Negeri 1 Ngoro.
Baca Juga: Go To Pondok Pesantren, Satlantas Mojokerto Sosialisasi Tertib Lalu Lintas
Pemeriksaan dilakukan oleh dokter dari Puskesmas dan mencakup pengecekan tekanan darah, tinggi dan berat badan, buta warna, serta pemeriksaan gigi, mata, dan anemia khusus untuk siswi.
"Alhamdulillah, kami bekerja sama dengan PT Wilmar Padi Indonesia untuk pemeriksaan rutin di sekolah. Sudah terjadwal setiap tiga bulan sekali," kata Kepala UPTD Puskesmas Ngoro, Nayla Shofwah Tartila.
Tartila menyebutkan bahwa pemeriksaan ini berdampak baik dalam mengetahui kondisi kesehatan siswa, sehingga jika ada keluhan penyakit bisa segera diketahui dan ditangani sejak dini.
"Dengan kondisi siswa yang sehat, tentu akan mendukung proses belajar mereka di sekolah. Jika ada keluhan, siswa bisa langsung dirujuk ke puskesmas. Misalnya, jika ditemukan kelainan mata atau lainnya, kita bisa segera menangani," jelasnya.
Baca Juga: Polisi Imbau Pelajar di Mojokerto Rayakan Kelulusan Tanpa Konvoi dan Euforia Berlebihan
Wilmar Mojokerto menggandeng Puskesmas Ngoro dalam kegiatan ini untuk mendukung peningkatan kesehatan masyarakat, khususnya kalangan pelajar.
Ia juga mengapresiasi kepedulian Wilmar Mojokerto terhadap kesehatan siswa, yang dinilai sangat penting dalam mencetak SDM unggul dan mendukung sektor pendidikan di Bumi Majapahit.
"Kolaborasi ini bertujuan meningkatkan kesehatan siswa di sekolah. Karena kalau siswanya sehat, Insyaallah mereka bisa lebih fokus belajar dan menerima pelajaran dengan baik. Hal itu akan berdampak besar terhadap masa depan mereka," tambahnya.
Nayla juga mengungkapkan bahwa hasil pemeriksaan menunjukkan mayoritas siswa dalam kondisi sehat. Namun, ada beberapa siswa yang mengalami gangguan penglihatan, kemungkinan akibat terlalu sering menatap layar ponsel.
"Secara umum, hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi siswa sehat. Tapi memang ada beberapa yang mengalami gangguan mata, mungkin karena terlalu lama menggunakan HP," ujar Tartila.
Artikel Terkait
Wali Kota Mojokerto Sampaikan Pentingnya 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat di Momen Hardiknas
Hari Pendidikan Nasional 2025, Mojokerto Serukan Peran Strategis Guru Bangun SDM
6 Tips Penting Memilih Hewan Kurban yang Sah dan Sehat Jelang Idul Adha 2025
SPMB 2025 Kota Mojokerto Pakai Sistem Rayonisasi, Berikut Pembagiannya
Polisi Imbau Pelajar di Mojokerto Rayakan Kelulusan Tanpa Konvoi dan Euforia Berlebihan
Go To Pondok Pesantren, Satlantas Mojokerto Sosialisasi Tertib Lalu Lintas