Dinilai Bebani Guru, SMAN 1 Ciemas Sukabumi Tolak Jadi Eksekutor Distribusi MBG

Photo Author
Muhammad Lutfi Hermansyah, Kabar Mojokerto
- Senin, 13 April 2026 | 11:54 WIB
Menyoroti viralnya surat permohonan yang diduga dilayangkan pihak SMAN 1 Ciemas ke SPPG Al-Mubarokah soal distribusi MBG di sekolah. (Instagram.com/@infopnsdanpppk)
Menyoroti viralnya surat permohonan yang diduga dilayangkan pihak SMAN 1 Ciemas ke SPPG Al-Mubarokah soal distribusi MBG di sekolah. (Instagram.com/@infopnsdanpppk)

Kabar Mojokerto - Pihak SMAN 1 Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, secara resmi melayangkan surat keberatan terkait mekanisme distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di lingkungan sekolah.

Langkah tegas ini diambil lantaran pelaksanaan program tersebut dinilai mengganggu tugas pokok dan fungsi (tupoksi) tenaga pendidik serta memicu polemik sosial.

Berdasarkan unggahan yang viral di media sosial pada Senin (13/4/2026), surat permohonan tersebut ditujukan kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Al-Mubarokah selaku pelaksana teknis program.

Pihak sekolah menegaskan bahwa fokus utama guru adalah menyelenggarakan pembelajaran, pembimbingan, serta evaluasi siswa. Melibatkan guru dalam rantai distribusi makanan dianggap menguras waktu operasional pendidikan yang seharusnya menjadi prioritas.

"Distribusi MBG tidak termasuk dalam tupoksi pendidik atau tenaga kependidikan. Kewajiban sekolah semestinya terbatas pada penyediaan ruang atau akses, bukan sebagai eksekutor distribusi," bunyi pernyataan dalam surat tersebut.

Baca Juga: Viral Video Tumpukan Ompreng MBG di Tulang Bawang Lampung, Wabup Hankam Hasan Semprot Petugas SPPI

Selain masalah efisiensi, kebijakan ini diambil untuk melindungi martabat profesi guru. Pihak sekolah menyayangkan munculnya tuduhan tidak berdasar dari masyarakat yang menuding guru mengambil jatah makanan siswa yang tidak hadir.

Hal ini dinilai menciptakan risiko sosial dan hukum yang tidak perlu bagi para pendidik.

Dalam tuntutannya, SMAN 1 Ciemas meminta SPPG Al-Mubarokah untuk bertanggung jawab penuh atas rantai pasok hingga ke tangan siswa sebagai penerima manfaat.

"Menuntut agar pihak SPPG Al-Mubarokah segera menyediakan tenaga khusus atau petugas distribusi mandiri," sebutnya.

"(Hal itu) untuk melakukan pembagian makanan langsung kepada siswa di lingkungan sekolah," tutup SMAN 1 Ciemas.

Baca Juga: Mobil MBG Diduga Tabrak Balita, Ini Kata Pemilik SPPG

Hingga saat ini, pihak SPPG Al-Mubarokah belum memberikan klarifikasi atau tanggapan resmi mengenai surat keberatan yang dilayangkan oleh SMAN 1 Ciemas tersebut.

Editor: Muhammad Gusta

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Hukum Merayakan Hari Valentine Menurut MUI

Jumat, 13 Februari 2026 | 17:48 WIB

Apa Itu Tarhib Ramadhan? Simak Penjelasannya di Sini

Rabu, 11 Februari 2026 | 11:42 WIB

Doa Nabi Adam untuk Dibaca di Malam Nisfu Syaban

Sabtu, 31 Januari 2026 | 13:57 WIB

Keutamaan dan Amalan yang Dianjurkan di Bulan Rajab

Sabtu, 20 Desember 2025 | 13:00 WIB

Kemenag Akan Susun Standarisasi Rumah Ibadah di SPBU

Selasa, 18 November 2025 | 11:41 WIB
X