Kabar Mojokerto- Para guru dan tenaga kependidikan jenjang Taman Kanak-kanak (TK) se-Kota Mojokerto mengikuti bimbingan teknis (Bimtek) penerapan pembelajaran berbasis Artificial Intelligence (AI).
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam menghadapi tantangan pendidikan di era digital.
Bimtek yang berlangsung di Aula SMP Negeri 4 Mojokerto ini dibuka oleh Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari pada Senin (26/5). Ia didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mojokerto, Ruby Hartoyo.
Baca Juga: SPMB 2025, Tersedia 2.080 Kursi untuk SMP Negeri Kota Mojokerto
Dalam kesempatan itu, perempuan yang akrab disapa Ning Ita ini menekankan pentingnya peran guru dalam menyiapkan generasi penerus bangsa untuk menghadapi era digital.
Ia menyatakan, guru perlu membekali diri dengan pengetahuan dan keterampilan terkait teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI), untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Terlebih, diwacanakan akan ada penerapan Pemerintahan Digital (Pemdi) mulai tahun 2026 mendatang.
“Guru memiliki peran strategis, bukan hanya sebagai penyampai ilmu, tetapi juga sebagai penanam nilai dan pembentuk karakter generasi penerus bangsa. Dalam konteks Pemdi, guru adalah pelaksana kebijakan di tingkat akar rumput, terutama dalam layanan dasar bidang pendidikan,” terangnya.
Menurut dia, pengenalan AI sejak dini kepada anak-anak sangat penting. Hal ini bertujuan agar anak-anak mampu bersaing di masa depan dan memiliki kemampuan yang relevan dengan perkembangan teknologi.
“Kalau kita kembali kepada fitrah sebagai makhluk sosial, tidak ada yang bisa menandingi kecerdasan maupun emosional manusia. Tapi di sisi lain, perkembangan zaman menuntut kita untuk mengenalkan anak-anak pada AI sejak dini agar mereka mampu bersaing di masa depan,” papar Ning Ita.
Ning Ita menambahkan, guru memiliki peran sebagai transformer yang bertugas mentransformasikan ilmu dan nilai kepada anak-anak. Oleh karena itu, guru perlu membekali diri dengan pengetahuan dan keterampilan yang tepat untuk menghadapi tantangan pendidikan di era digital.
Namun demikian, ia juga mengingatkan bahwa teknologi tidak akan bisa menggantikan sepenuhnya peran manusia meski secanggih apapun.
Dengan pelaksanaan bimtek ini diharapkan mampu menjadi langkah awal dalam membekali para guru TK di Kota Mojokerto dengan wawasan serta keterampilan menghadapi tantangan pendidikan di era digital.