Kabar Mojokerto- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Mojokeryo bakal menyediakan 2.080 kursi untuk jenjang SMP Negeri pada sistem penerimaan murid baru (SPMB) tahun ajaran 2025/2026.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Mojokerto Ruby Hartoyo memaparkan, alokasi kuota pada SPMB itu berdasarkan pagu dari 9 SMP Negeri. Menurut dia, 2.080 kursi itu terbagi menjadi 65 rombongan belajar (rombel).
Namun hal itu sifatnya masih perencanaan dan akan diusulkan kepada Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari. “Itu masih rencana, nanti kita usulkan ke Bu Wali Kota untuk dibuatkan Peraturan Wali Kota,” kata Ruby.
Ia menjelaskan, dari 2.080 kursi itu terbagi menjadi 65 rombongan belajar (rombel). Dengan jumlah per rombel sebanyak 32 siswa. Sekolah yang membuka pagu terbanyak adalah SMPN 1 Mojokerto dengan total 320 kursi atau 10 rombel.
Selanjutnya disusul SMPN 2, SMPN 3, SMPN 4, dan SMPN 5 yang sama-sama menyediakan 256 kursi (8 rombel).
Berikutnya terdapat SMPN 6 yang akan membuka 224 kursi (7 rombel) dan SMPN 9 dengan 192 kursi (6 rombel). Serta SMPN 7 dan SMPN 8 yang masing-masing menyiapkan 160 kursi (5 rombel).
Baca Juga: Dikbud Kota Mojokerto Anggarkan Rp 4 Miliar untuk Peningkatan Sarpras Sekolah Tahun 2025
Artikel Terkait
Dikbud Kota Mojokerto Geber Rehabilitasi 4 Sekolah Negeri, Telan Anggaran Rp 2,5 Miliar
Sepenggal Cerita Peralihan Sistem Pendidikan di Mojokerto dari Belanda ke Jepang
Tinjau Lokasi Sekolah Rakyat di Mojokerto, Mensos Gus Ipul: Sangat Memadahi
Kabupaten Mojokerto Ajukan Empat Rombel untuk Jenjang SMP Sekolah Rakyat Tahun Ini