Kabar Mojokerto - Di era digital ini, batasan geografis tak lagi menjadi hambatan untuk menjelajah sejarah. Salah satu terobosan menarik adalah tur virtual arkeologi Trowulan, sebuah inisiatif dari Kemendikbud RI yang memungkinkan siapa pun menjelajahi sisa-sisa kejayaan Majapahit secara online.
Tapi, seberapa baik pengalaman ini disajikan? Berikut review kabarmojokerto.id.
Baca Juga: Fakta Unik Raden Soetimbul, Wali Kota Mojokerto dengan Masa Jabatan Tersingkat
Tampilan Awal dan Aksesibilitas
Begitu membuka situsnya, pengguna disambut dengan antarmuka sederhana namun fungsional. Akses ke tur virtual cukup mudah, tidak memerlukan login atau instalasi aplikasi tambahan.
Hanya dengan sekali klik https://turvirtualarkeologi.kemdikbud.go.id/situs/trowulan/, kamu sudah bisa langsung masuk ke dunia Majapahit.
Namun, dari sisi teknis, kadang situs bisa sedikit lambat atau error (seperti yang saya alami saat mencoba mengaksesnya hari ini), yang tentu perlu diperbaiki agar pengalaman tidak terganggu.
Pengalaman Virtual
Tur ini menggunakan teknologi 360 derajat panoramic view yang memungkinkan pengguna mengelilingi situs-situs bersejarah seperti Candi Tikus, Gapura Wringin Lawang, dan Kolam Segaran. Navigasi terasa cukup intuitif, meskipun belum sehalus tur virtual dari platform komersial seperti Google Street View.
Beberapa titik dilengkapi dengan informasi sejarah yang bisa diklik, memberikan konteks naratif yang penting. Ini sangat membantu bagi pengguna yang ingin memahami bukan hanya bentuk, tapi juga nilai historis di balik bangunan-bangunan kuno.
Baca Juga: Prasasti Petak Mojokerto: Jejak Hadiah Raja Majapahit untuk Brahmaraja Ganggadhara
Konten Edukasi
Salah satu kekuatan situs ini adalah integrasinya dengan konten edukatif. Penjelasan arkeologis diberikan dalam bahasa yang cukup mudah dipahami, meski beberapa bagian masih bisa lebih disederhanakan untuk pelajar atau publik umum.
Bagi guru sejarah atau mahasiswa, situs ini bisa menjadi alat bantu pembelajaran yang sangat efektif.
Kelebihan:
-
Akses gratis dan mudah.
-
Navigasi 360 derajat memberi pengalaman imersif.
-
Narasi sejarah cukup lengkap.