Kabar Mojokerto - Perusahaan kecerdasan buatan (AI) OpenAI baru-baru ini mengumumkan rencana penambahan fitur kontrol orang tua untuk platform ChatGPT.
Selain itu, Open AI juga akan meningkatkan sistem keaman.
Langkah ini diambil setelah perusahaan menghadapi gugatan terkait kegagalan mendeteksi tekanan mental pada penggunanya, yang berujung pada kasus bunuh diri seorang remaja di Amerika Serikat bernama Adam Raine.
Fitur kontrol orang tua nantinya memungkinkan orang tua menghubungkan akun mereka dengan akun anaknya melalui undangan email.
Baca Juga: WhatsApp Tambahkan Fitur Transkrip Voice Note, Begini Cara Aktifkannya
Dengan fitur ini, orang tua dapat membatasi bagaiamana ChatGPT merespon percakapan anak. Seperti menonaktifkan memori dan riwayat obrolan.
Para orang tua juga bisa menerima notifikasi apabila sistem mendeteksi anak mereka mengalami kesulitan akut.