Bupati Mojokerto Gus Barra Ajak Warga Puri Memaknai Ibadah Puasa dan Lailatul Qadar dalam Safari Ramadhan

Photo Author
Deni Lukmantara, Kabar Mojokerto
- Sabtu, 15 Maret 2025 | 23:12 WIB
Bupati Mojokerto, Gus Barra, menyapa dengan penuh kehangatan bersama anggota Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) dan masyarakat di RA Baitus Surur, Banjaragung, Puri. (M Lutfi Hermansyah)
Bupati Mojokerto, Gus Barra, menyapa dengan penuh kehangatan bersama anggota Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) dan masyarakat di RA Baitus Surur, Banjaragung, Puri. (M Lutfi Hermansyah)

Kabar Mojokerto - Dalam rangkaian Safari Ramadhan yang digelar di Kecamatan Puri, Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barraa, atau yang akrab disapa Gus Barra, turut hadir untuk memberikan motivasi serta nasihat kepada masyarakat setempat.

Kali ini, ia berbagi momen berharga bersama anggota Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) dan masyarakat yang hadir di Rumah Allah, RA Baitus Surur, Banjaragung, Puri.

Acara yang dilaksanakan pada hari Sabtu pagi ini dimulai dengan sambutan Gus Barra, yang mengingatkan tentang esensi sejati dari ibadah puasa di bulan Ramadhan. Menurutnya, puasa bukan hanya sekadar menahan diri dari makan dan minum, namun merupakan bentuk ketakwaan seorang hamba kepada Allah SWT. Mengutip hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim, Gus Barra menekankan ibadah puasa memiliki kedudukan yang istimewa di hadapan Allah.

Baca Juga: Jembatan Antardusun di Mojokerto Putus Imbas Tergerus Air Sungai, Akses Warga Terganggu

“Puasa adalah amal yang hanya untuk Allah. Tidak ada yang bisa menggantikannya, dan hanya Allah yang akan membalasnya. Puasa ini adalah ujian keimanan, semata-mata untuk mencari keridhaan-Nya,” ungkap Gus Barra di hadapan jamaah yang hadir.

Selain itu, Gus Barra juga mengajak jamaah untuk merenungkan keistimewaan malam Lailatul Qadar yang hanya terjadi di bulan Ramadhan. Malam penuh berkah ini, menurutnya, adalah malam yang lebih baik daripada seribu bulan, di mana Allah SWT memberikan pengampunan bagi setiap dosa yang dilakukan oleh umat-Nya yang beribadah di malam tersebut.

“Barang siapa yang beribadah di malam Lailatul Qadar, maka dosa-dosanya akan diampuni,” ujar Gus Barra, mengutip hadis Nabi Muhammad SAW.

Bupati Mojokerto ini pun tidak lupa mengingatkan tentang kebahagiaan yang akan dirasakan oleh umat yang menjalankan ibadah puasa dengan penuh keikhlasan. Berdasarkan riwayat hadis, ada dua kebahagiaan yang dinantikan oleh seorang muslim yang berpuasa. Pertama, kebahagiaan saat berbuka puasa dan merayakan hari raya, serta kebahagiaan kedua ketika seorang hamba bertemu dengan Tuhannya di akhirat.

Baca Juga: Polres Mojokerto Tangkap 2 Peracikan Obat Mercon yang Belajar Lewat Tutorial

“Semoga kita semua bisa menjalani ibadah ini dengan penuh khusyuk, sehingga saat waktunya tiba, kita akan merasakan kebahagiaan yang hakiki, baik di dunia maupun di akhirat,” pesan Gus Barra di penghujung acara.

Safari Ramadhan yang dihadiri oleh masyarakat setempat dan anggota IGRA ini berjalan dengan lancar dan penuh makna, memberikan kesan mendalam bagi setiap peserta yang hadir, sekaligus mempererat silaturahmi antar umat dalam menyambut bulan penuh berkah ini.

Gus Barra berharap agar setiap langkah ibadah selama Ramadhan dapat memperkuat iman dan membawa kebahagiaan sejati bagi umat muslim di Mojokerto.

Editor: Fanda Yusnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X