Kolaborasi Satlantas Polres Mojokerto dan Komunitas Driver dalam Kampanye Edukasi Lalu Lintas

Photo Author
Fanda Yusnia, Kabar Mojokerto
- Kamis, 24 Juli 2025 | 18:23 WIB
Momen kebersamaan Satlantas Mojokerto dan komunitas driver PDSI usai sosialisasi edukasi lalu lintas dalam program Polantas Menyapa. (dok. Satlantas Polres Mojokerto)
Momen kebersamaan Satlantas Mojokerto dan komunitas driver PDSI usai sosialisasi edukasi lalu lintas dalam program Polantas Menyapa. (dok. Satlantas Polres Mojokerto)

Kabar Mojokerto - Sebagai upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Mojokerto, Satlantas Polres Mojokerto menjalin kerja sama strategis dengan komunitas Persatuan Driver Seluruh Indonesia (PDSI).

Melalui program Polantas Menyapa, sekitar 70 pengemudi kendaraan roda dua dan roda empat dikumpulkan di kawasan Wisata Kentongan, Kecamatan Mojosari, untuk mendapatkan edukasi intensif soal keselamatan berkendara.

Kasat Lantas Polres Mojokerto AKP Ridho Rinaldo Harahap menyebut para driver ini bukan hanya peserta, melainkan calon penyambung pesan keselamatan ke komunitas mereka masing-masing.

"Jaringan mereka luas, kami ingin informasi ini menular secara organik dari satu pengemudi ke pengemudi lainnya," ujar Ridho kepada media, Kamis (24/7/2025).

Baca Juga: 20 Pengemudi Ojol di Mojokerto Dapat Pembekalan Keselamatan Lalu Lintas dari Satlantas

Dalam sesi tersebut, polisi memfokuskan materi pada delapan pelanggaran lalu lintas utama yang menjadi target Operasi Patuh Semeru 2025, termasuk pelanggaran umum seperti penggunaan ponsel saat berkendara, hingga muatan berlebih pada kendaraan angkutan barang.

Tak hanya menyampaikan edukasi, Satlantas juga memberikan bantuan paket sembako sebagai bentuk apresiasi kepada para pengemudi yang hadir dan bersedia menjadi mitra dalam kampanye keselamatan jalan.

Ridho menegaskan, gerakan ini bukan sekadar penegakan hukum, tetapi juga membangun budaya sadar lalu lintas sejak dari komunitas terkecil.

"Kalau aturan dijadikan kebiasaan, keselamatan bukan lagi wacana, tapi kenyataan," imbuhnya.

Baca Juga: Wali Kota Mojokerto Buka Diklat Antikorupsi, Dorong ASN Jadi Teladan Integritas

Program ini merupakan bagian dari pendekatan humanis dalam Operasi Patuh Semeru yang berlangsung sejak 14 hingga 27 Juli 2025, menyasar tidak hanya pelanggar, tapi juga komunitas yang bisa diajak bekerja sama.

Satlantas berharap gerakan ini menjadi pemicu lahirnya budaya berkendara yang lebih tertib dan bertanggung jawab di kalangan masyarakat Mojokerto.

Editor: Fanda Yusnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X