Kabar Mojokerto - Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa atau Gus Barra menggulirkan mutasi jabatan jilid II. Tujuh posisi kepala dinas di lingkungan Pemkab Mojokerto dirombak.
Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan kali digelar di Pendapa Graha Majatama, Rabu (1/10). Prosesi tersebut dipimpin langsug Gus Barra.
Ia memastikan, tidak ada jua beli jabatan dalam mutasi ini. "Tidak ada pungutan apa pun yang mengatasnamakan saya, keluarga, atau pihak mana pun,” tegas Gus Barra.
“Jika ada yang mengaku-ngaku atau meminta sesuatu dengan dalih jabatan, itu perbuatan melawan hukum dan akan ditindak," sambung dia.
Adapun tujuh kepala dinas yang dilantik adalah Tatang Marhaendrata sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I), Nuryadi sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asisten II).
Kemudian Amat Susilo sebagai Kepala BKPSDM, Norman Handhito sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispenduk Capil) Ardi Sepdianto sebagai Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar).
Lalu, Nurul Istiqomah sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan Ludfi Ariyono sebagai Kepala Dinas Pertanian (Disperta).
Baca Juga: 16 Pejabat Lingkungan Pemkab Mojokerto Dirotasi, Gus Barra Tegaskan Tak Ada Intervensi
Gus Barra mengingatkan para pejabat untuk segera beradaptasi dan membangun komunikasi sehat, menunjukkan kepemimpinan visioner, serta menghadirkan inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat.
"Pelantikan ini bukan akhir, tapi awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Tunjukkan bahwa saudara memang layak dipercaya,” pungkas Gus Barra.
Artikel Terkait
Mensos Gus Ipul Sebut Rekening yang Dipakai Transaksi Judol Tak Bisa Lagi Terima Bansos
Tanggul Sungai Subentoro di Mojokerto Ambrol, Gus Barra Gercep Turun Tangan
Dukung Atlet Disabilitas, Gus Barra Janji Tambah Dana Hibah untuk NPCI Kabupaten Mojokerto
62 Pejabat Mojokerto Ikuti Pelatihan Gaya Militer, Gus Barra Gandeng TNI Bentuk Birokrat Tangguh
Pemkab Mojokerto dan Baznas Luncurkan Program Baru untuk Pemberdayaan Umat Berbasis Masjid
Jaga Inflasi, Pemkab Mojokerto Gencarkan Pasar Murah