Kabar Mojokerto - Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Daniel S Marunduri, melakukan kunjungan silaturahmi ke Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Mojokerto pada Selasa (22/04/25). Kegiatan ini dilaksanakan di Pondok Pesantren Miftakhul Hikmah yang berlokasi di Lingkungan Kemasan, Kelurahan Blooto, Kecamatan Prajuritkulon.
Turut hadir jajaran Pejabat Utama Polres Mojokerto Kota, Kapolsek Prajuritkulon, serta Lurah Prajuritkulon. Agenda silaturahmi ini bertujuan mempererat hubungan antara kepolisian dengan tokoh agama dan masyarakat dalam menjaga stabilitas sosial.
Baca Juga: Ning Ita dan SSB Hadirkan Sarapan Gratis di Rumah Rakyat, Warga Mojokerto Antusias Menikmati
AKBP Daniel menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya terhadap kontribusi NU dalam membina persatuan dan membangun harmoni di tengah masyarakat Mojokerto. Ia menilai, peran organisasi keagamaan seperti NU sangat penting dalam memperkuat rasa kebersamaan dan menjaga kondusivitas wilayah.
“NU memiliki peran penting dalam merawat kebersamaan dan memperkuat jalinan sosial di masyarakat. Sinergi ini sangat kami butuhkan untuk menciptakan situasi yang aman dan tertib,” ujar Kapolres.
Ia juga menambahkan, kegiatan silaturahmi ini bukan hanya bentuk komunikasi, namun juga sebagai sarana untuk saling berbagi informasi serta memperkuat kolaborasi antara institusi kepolisian dan elemen masyarakat.
Baca Juga: Pemkab Mojokerto Siap Bentuk Koperasi Desa Merah Putih Dambaan Presiden Prabowo
Menurut Daniel, kerja sama yang solid antara kepolisian, para ulama, dan masyarakat luas merupakan pondasi utama dalam menciptakan keamanan yang berkelanjutan.
Menanggapi kunjungan tersebut, Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Mojokerto, KH Moh. Shodiqin Marzuqon, memberikan apresiasi dan menyambut baik inisiatif dari Polres Mojokerto Kota. Ia menegaskan bahwa NU dan kepolisian memiliki tujuan yang sama dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Menjaga NKRI adalah tanggung jawab bersama. Walau peran dan ruang lingkupnya berbeda, koordinasi dan kerja sama tetap harus terjalin erat,” ungkap KH Shodiqin.