birokrasi

Baznas RI Sembelih 90 Ekor Kambing di Mojokerto, Daging Kurban Disalurkan untuk Warga yang Berhak

Senin, 9 Juni 2025 | 18:30 WIB
Penyerahan daging kurban secara simbolis oleh Baznas RI di Mojokerto, sebagai bentuk kepedulian untuk warga yang berhak menerimanya. (M Lutfi Hermansyah)

Kabar Mojokerto - Sebanyak 90 ekor kambing disembelih dalam program Kurban Berkah yang digelar oleh Baznas Republik Indonesia bekerja sama dengan Baznas Kabupaten Mojokerto. Penyembelihan dilakukan di Balai Ternak Gembala Sejahtera, Desa Tamiajeng, Kecamatan Trawas, Mojokerto, pada Senin, (9/6/2025).

Ketua Baznas Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, menjelaskan hewan kurban tersebut terdiri dari 40 kambing bantuan dari Baznas RI, sementara 50 lainnya berasal dari sedekah yang dikumpulkan oleh para konsumen Alfamidi.

"Ini bentuk sinergi antara lembaga zakat dan dunia usaha. Kami juga telah menyalurkan kurban lainnya pada Hari Raya Iduladha lalu sebanyak 71 ekor kambing," ujar Zamroni.

Baca Juga: 137 Rumah Terendam Banjir Mojokerto, Polisi dan TNI Bantu Evakuasi Warga Dawarblandong

Seluruh hewan kurban berasal dari balai ternak milik para mustahik binaan Baznas Mojokerto. Daging kambing yang telah dipotong akan dikemas menjadi paket kurban dan didistribusikan ke berbagai wilayah di Kabupaten Mojokerto, dengan fokus utama pada para penerima manfaat atau mustahik.

Zamroni menyampaikan bahwa program ini dirancang untuk memastikan pelaksanaan ibadah kurban dilakukan secara amanah, sesuai syariat Islam, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

"Melalui program Kurban Berkah ini, kami ingin menunjukkan bahwa berkurban lewat Baznas adalah pilihan yang tepat, terpercaya, dan penuh keberkahan," tegasnya.

Acara peluncuran program ini juga dihadiri oleh perwakilan dari Baznas Provinsi Jawa Timur, Baznas Kota Mojokerto, Forkopimda, Forkopimca, serta Manajer Alfamidi Pasuruan, Muhammad Santoso, yang menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan.

Pimpinan Baznas RI, KH. Nur Chamdani, menegaskan bahwa kolaborasi antara Baznas dan sektor usaha seperti Alfamidi merupakan bentuk sinergi ideal dalam upaya menguatkan ekonomi umat.

"Program ini diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan yang efektif dan mampu menjembatani kepedulian sosial melalui mekanisme zakat dan kurban," ujarnya.

Baca Juga: Warga Mojokerto Kesetrum Listrik Saat Evakuasi Barang di Tengah Banjir

Ia menambahkan, Baznas RI berkomitmen untuk menjalankan kurban berdasarkan prinsip 3A: Aman syar’i, Aman regulasi, dan Aman NKRI.

"Kami ingin memastikan bahwa setiap hewan kurban disembelih dan disalurkan tepat sasaran, sesuai dengan nilai-nilai syariat dan hukum yang berlaku," jelas Nur Chamdani.

Program Kurban Berkah di Mojokerto ini tidak hanya menjadi momentum ibadah, tetapi juga menjadi gerakan nyata dalam membangun solidaritas dan keberdayaan masyarakat, khususnya para mustahik yang menjadi prioritas utama penerima manfaat.

Tags

Terkini