137 Rumah Terendam Banjir Mojokerto, Polisi dan TNI Bantu Evakuasi Warga Dawarblandong

Photo Author
Muhammad Lutfi Hermansyah, Kabar Mojokerto
- Senin, 9 Juni 2025 | 17:20 WIB
Personel Polres Mojokerto dan TNI sigap mengangkut gabah warga dari area terdampak banjir di Dawarblandong untuk mencegah kerusakan (M Lutfi Hermansyah)
Personel Polres Mojokerto dan TNI sigap mengangkut gabah warga dari area terdampak banjir di Dawarblandong untuk mencegah kerusakan (M Lutfi Hermansyah)

Kabar Mojokerto - Banjir akibat luapan Sungai Lamong kembali melanda sejumlah desa di Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto, pada Senin (9/6/2025). Menyikapi kondisi tersebut, jajaran Polres Mojokerto Kota bersama anggota TNI segera diterjunkan untuk membantu proses evakuasi dan penanganan warga terdampak.

Curah hujan tinggi yang mengguyur sejak dini hari menyebabkan peningkatan signifikan pada debit air Sungai Lamong. Aliran sungai yang tak mampu menampung volume air tersebut akhirnya meluap dan merendam permukiman warga dengan ketinggian air mencapai 40 hingga 50 sentimeter.

Akibat kejadian ini, sebanyak 137 rumah warga di tiga desa terdampak, yaitu Desa Talunblandong, Banyulegi, dan Pulorejo. Selain permukiman, sekitar 39,5 hektare lahan pertanian, termasuk sawah dan kebun tebu di lima dusun, ikut tergenang banjir.

Baca Juga: Warga Mojokerto Kesetrum Listrik Saat Evakuasi Barang di Tengah Banjir

Kapolres Mojokerto Kota AKBP Daniel S. Marunduri melalui Kapolsek Dawarblandong AKP Bakir menyatakan bahwa pihaknya langsung mengerahkan personel untuk bergerak cepat di lapangan. Operasi bantuan ini juga melibatkan unsur TNI, BPBD, Muspika Kecamatan Dawarblandong, dan sejumlah relawan.

Langkah tanggap darurat telah dilakukan secara terpadu, termasuk berkoordinasi dengan unsur Forkopimcam dan instansi terkait dalam upaya penanganan bencana.

"Kami tetap siaga dan terus memantau kondisi di lapangan. Setiap perkembangan akan kami laporkan secara berkala," kata AKP Bakir.

Baca Juga: 6 Desa di Mojokerto Dilanda Banjir Usai Hujan Deras Semalaman

Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di sekitar bantaran Sungai Lamong, untuk tetap waspada terhadap kemungkinan banjir susulan. Warga diingatkan agar selalu mengutamakan keselamatan diri dan keluarga dalam situasi seperti ini.

Editor: Fanda Yusnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X