Kabar Mojokerto - Satuan Lalu Lintas Polres Mojokerto menyasar kalangan pesantren untuk menanamkan budaya patuh aturan jalan sejak dini, dalam rangkaian Operasi Patuh Semeru 2025 yang digelar pada Senin (21/7/2025).
Kegiatan sosialisasi keselamatan berlalu lintas ini berlangsung di Pondok Pesantren Hikmatul Amanah, Kecamatan Pacet, dan diikuti antusias oleh para santri.
Kasatlantas Polres Mojokerto, AKP Ridho Rinaldo Harahap, menyebut para pelajar memiliki peran vital sebagai pelopor keselamatan di jalan raya.
"Jika kesadaran akan pentingnya tertib lalu lintas ditanamkan sejak dini, generasi muda akan tumbuh sebagai pengendara yang bertanggung jawab," terang AKP Ridho saat ditemui usai kegiatan.
Baca Juga: 603.999 Penerima Bansos Terindikasi Terlibat Judol
Dalam sesi penyuluhan, petugas memberikan materi seputar penggunaan helm standar SNI, bahaya menggunakan ponsel saat berkendara, hingga larangan membonceng lebih dari satu orang.
Para santri juga dibekali pemahaman soal pentingnya melengkapi surat kendaraan dan menaati rambu-rambu lalu lintas.
Suasana kegiatan berlangsung interaktif, dengan para peserta aktif mengajukan pertanyaan dan berdiskusi langsung dengan petugas.
Sebagai bentuk apresiasi, Satlantas Polres Mojokerto membagikan helm gratis kepada sejumlah santri yang dinilai paling aktif dalam mengikuti kegiatan.
Pemberian helm tersebut menjadi simbol dorongan konkret kepolisian agar keselamatan berkendara menjadi gaya hidup yang melekat di kalangan pelajar.
Baca Juga: Disperindag Kabupaten Mojokerto Bina UMKM untuk Naik Kelas Lewat Inovasi Petromaks
"Kami sangat mendukung kegiatan seperti ini karena santri kami jadi lebih sadar pentingnya aturan lalu lintas," ujar Ustadz Fathurrahman selaku pengurus pondok.
Program edukasi ini merupakan salah satu upaya Satlantas dalam menekan angka kecelakaan yang melibatkan generasi muda, khususnya pelajar.
Ke depan, Polres Mojokerto berkomitmen memperluas jangkauan program serupa ke sekolah-sekolah dan komunitas lainnya di wilayah hukum mereka.