Kabar Mojokerto- Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mojokerto menelurkan inovasi Petromaks. Inovasi tersebut untuk membina dan merangkul para pelaku Usah Mikro Kecil Industri Kecil dan Menengah (UMKM) di Mojokerto.
Inovasi Petromaks merupakan akronim dari Perusahaan Tertib Lapor dan Membina UMKM Naik Kelas.
“Melalui inovasi ini, pemda berkomitmen meningkatkan sinergitas dengan pelaku UMKM dan Perusahaan di wilayah Kabupaten Mojokerto,” kata Plt Kepala Disperindag Kabupaten Mojokerto Iwan Abdillah, Jumat (18/7/2025).
Baca Juga: Top! Home Decor dari Kawat Tembaga Buatan Mojokerto Tembus Pasar Amerika
Dalam inovasi ini, para pelaku UMKM dan perusahan akan ditempatkan sebagai mitra, dan bukan sekadar penerima manfaat. Hal ini sesuai dengan prinsip Petromaks yang melakukan pelayanan pembinaan bukan menggurui.
Disperindag Kabupaten Mojokerto memberikan layanan yang mencakup berbagai aspek krusial bagi perkembangan industri. Diantaranya pendampingan Sistem Informasi Industri Nasional (SIINAS), fasilitasi legal usaha, pengawasan atau pemantauan dalam lingkup perijinan berusaha sektor industri, dan sosialisasi terkait perubahan dasar hukum atau kebijakan di bidang perindustrian melalui Blast WhatsApp.
Melalui Petromaks, Disperindag Kabupaten Mojokerto juga menjadi jembatan bagi perusahaan dengan stakeholder yang menunjang aktivitas usahanya. Sperti BPJS Ketenagakerjaan, Kemenkumham, Balai Standarisasi dan Layanan Jasa Industri (BSPJI).
“Program ini juga dapat menjembatani perusahaan untuk memberikan kontribusi positif kepada masyarakat sekitar,” ujar Iwan.
Artikel Terkait
Berawal dari Modal Rp 7.500, Seniman Mojokerto Sukses Bisnis Kerajinan dan Dirikan Galeri Seni
Banyu Putih Art Olah Eceng Gondok jadi Ragam Kerajinan Cantik
Boneka Labubu Setinggi 1,3 Meter Masuk dalam Daftar Mainan Termahal di Dunia, Segini Harganya
Donald Trump Kenakan Pajak 19% untuk RI, tapi Minta Imbalan
Terjebak FOMO Beli Bitcoin Saat Harga Melonjak? Ini Hal-Hal yang Wajib Kamu Pahami