birokrasi

25 Truk di Pabrik Karton Mojokerto Diperiksa, Polantas Edukasi Operasi Patuh Semeru

Senin, 21 Juli 2025 | 17:38 WIB
Momen kebersamaan petugas Polantas Mojokerto bersama para sopir truk usai edukasi keselamatan berkendara dalam program Polantas Menyapa di pabrik karton Mojosari. (Dok. Satlantas Polres Mojokerto)

Kabar Mojokerto - Satuan Lalu Lintas Polres Mojokerto menyambangi sebuah pabrik karton di Desa Belahantengah, Mojosari, sebagai bagian dari program edukatif bertajuk "Polantas Menyapa".

Dalam kegiatan itu, petugas lalu lintas memberikan sosialisasi langsung kepada para sopir truk yang beroperasi di lingkungan pabrik PT Sentral Kemasindo Teguh.

Materi edukasi yang dibagikan mencakup informasi mengenai pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2025 serta 8 jenis pelanggaran yang menjadi prioritas penindakan.

Jenis pelanggaran yang disorot antara lain penggunaan ponsel saat mengemudi, pelanggaran usia pengemudi, hingga kelalaian memakai helm atau sabuk pengaman.

Baca Juga: Satlantas Mojokerto Edukasi Santri Pesantren Pacet soal Tertib Lalu Lintas dalam Operasi Patuh Semeru 2025

Petugas juga mengingatkan bahaya mengemudi dalam kondisi mabuk, melawan arus, ngebut di luar batas, serta pengangkutan barang yang melampaui kapasitas atau ukuran kendaraan.

Sebanyak 25 unit truk milik pabrik tak luput dari pemeriksaan administrasi, termasuk kelengkapan SIM sopir dan dokumen KIR kendaraan.

Simbolis penyerahan stiker PATUH oleh petugas Polantas Mojokerto kepada sopir truk sebagai bagian dari edukasi keselamatan dalam program Polantas Menyapa. (Dok. Satlantas Polres Mojokerto)

"Pemeriksaan ini penting agar kendaraan niaga yang beroperasi tetap sesuai standar keselamatan dan laik jalan," ungkap Kasat Lantas Polres Mojokerto, AKP Ridho Rinaldo Harahap, Senin (21/7/2025).

Ia menyatakan seluruh kendaraan dan pengemudi yang diperiksa telah memenuhi syarat administrasi dan lolos verifikasi kelayakan operasional.

Program ini, tambah Ridho, akan terus digalakkan sebagai bagian dari upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Mojokerto.

Baca Juga: 603.999 Penerima Bansos Terindikasi Terlibat Judol

"Harapan kami, kesadaran berlalu lintas bisa tumbuh dari tingkat komunitas terkecil hingga masyarakat luas," ujarnya.

Menurutnya, kepatuhan pengemudi terhadap peraturan menjadi kunci utama dalam menciptakan jalanan yang lebih aman dan tertib.

Tags

Terkini