18 Kecamatan di Kabupaten Mojokerto berpotesi diguyur hujan. Yaitu Bangsal, Dawarblandong, Dlanggu, Gedeg, Gondang, Jatirejo, Jetis, Kemlagi, Kutorejo, Mojoanyar, Mojosari, Ngoro, Pacet, Pungging, Puri, Sooko, Trawas dan Trowulan.
BMKG mengimbau kepada Pemerintah Daerah/Kota di Provinsi Jawa Timur, institusi terkait, dan seluruh masyarakat untuk lebih antisipatif terhadap potensi terjadinya cuaca ekstrem pada masa peralihan dan selama periode musim hujan 2024/2025.
Sebab, hal ini berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi seperti banjir bandang, tanah longsor dan angin kencang.
“Masyarakat dihimbau untuk bersiap-siap dengan membersihkan saluran irigasi/sungai-sungai, memangkas pohon yang lapuk, menertibkan baliho semi permanen,” imbau BMKG.
Artikel Terkait
BMKG Peringatkan Potensi Bencana Hidrometeorologi di Mojokerto Hari Ini, Selasa 9 Mei 2023
Komitmen Antisipasi Bencana Alam, Pemkab Mojokerto Tingkatkan SDM Kebencanaan
Sempat Hujan, Krisis Air Bersih di Mojokerto Malah Meluas
Simak Sejumlah Kecamatan di Mojokerto Rawan Bencana Hidrometeorologi Saat Musim Pancaroba