Namun, jembatan apung ini hanya dapat beroperasi saat musim kemarau. Ketika musim hujan, arus sungai menjadi terlalu deras, sehingga jembatan harus ditutup. Sebagai alternatif, Priyono menyediakan penyebrangan menggunakan perahu.
Perahunya yang berukuran 4 x 13 meter dapat menampung lebih dari 20 sepeda motor atau tiga mobil pikup dalam satu kali penyeberangan, dengan tarif yang sama, yakni Rp 2 ribu.
"Ketika musim hujan, air sungai naik, jadi kami beralih menggunakan perahu," tutupnya.
Artikel Terkait
Bocoran Tarif dan Rute Bus Trans Jatim Mojokerto - Surabaya dan Gresik 2024
Awas! Manhole Cover di Jalan RA Basuni Mojokerto Tak Rata dengan Aspal
Bandel, Sejumlah Mobil Mewah Parkir Sembarangan di Kawasan Perkantoran Mojokerto
Kapan Awal Musim Hujan di Mojokerto ? Simak Prediksi BMKG
Inspiratif, Sosok Supeltas di Mojokerto Jadi Garda Terdepan Ketertiban
Mojokerto Diprediksi Diguyur Hujan 13 Oktober 2024, Waspada Angin Kencang!
Perbaikan Jalan di Gedeg Mojokerto Bikin Jalan Macet, Polisi : Tak Ada Koordinasi