Pemkab Mojokerto Gelar Operasi Pasar Ramadan Gegara Harga Pangan Tinggi

Photo Author
Muhammad Gusta, Kabar Mojokerto
- Jumat, 7 Maret 2025 | 14:01 WIB
Bupati Mojokerto, Muhammad Albarraa (Gus Barra), bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Mojokerto, memantau langsung pelaksanaan Operasi Pasar Ramadan Berkah di Pasar Raya Mojosari. (Muhammad Gusta)
Bupati Mojokerto, Muhammad Albarraa (Gus Barra), bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Mojokerto, memantau langsung pelaksanaan Operasi Pasar Ramadan Berkah di Pasar Raya Mojosari. (Muhammad Gusta)

Kabar Mojokerto - Harga sejumlah bahan pangan yang masih tinggi di Pasar Raya Mojosari disikapi dengan operasi pasar (OP) oleh Pemkab Mojokerto. Dalam OP kali ini, mereka menyediakan 15 komoditas dengan harga terjangkau.

Operasi Pasar Ramadan Berkah dihadiri jajaran Forkopimda Kabupaten Mojokerto, mulai dari bupati dan wabup, kapolres, dandim, hingga kajari. Beberapa stand yang menyediakan 15 item bahan pokok penting (bapokting) pun diserbu emak-emak.

Disperindag Kabupaten Mojokerto menjual sembako dengan harga terjangkau setelah mendapatkan subsidi dari Bank Majatama. Terdiri dari 1 ton beras SPHP seharga Rp 11.200/Kg, 300 Kg beras premium seharga Rp 13.500/Kg, 790 Kg beras sawah hijau seharga Rp 13.400/Kg, 360 liter Minyakita seharga Rp 14.500/liter, dan 60 liter minyak goreng kita seharga Rp 18.000/liter.

Baca Juga: Terungkap! Minyakita Dijual di Atas HET di Pasar Mojosari, Satgas Pangan Mojokerto Tindak Tegas Pedagang Nakal

Bupati Mojokerto, Muhammad Albarraa (Gus Barra), bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Mojokerto, memantau langsung pelaksanaan Operasi Pasar Ramadan Berkah di Pasar Raya Mojosari. (Muhammad Gusta)

Selain itu, ada juga 180 liter minyak goreng Sania seharga Rp 19.000/liter, 60 liter minyak goreng Fortune seharga Rp 37.000/2 liter, 48 Kg gula kemasan seharga Rp 16.000/Kg, 300 Kg gula Gempolkrep seharga Rp 14.500/Kg, 50 Kg telur ayam seharga Rp 24.000/Kg, 15 bungkus daging ayam beku seharga Rp 30.500/pcs, 10 Kg cabai rawit seharga Rp 40.000/Kg, 30 Kg bawang merah seharga Rp 35.000/Kg, serta 20 Kg bawang putih seharga Rp 35.000/Kg.

"Operasi pasar Ramadan Berkah ini untuk menjaga stabilitas harga bapokting dan menekan lonjakan harga yang terjadi menjelang Hari Raya Idul Fitri," terang Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa atau Gus Barra kepada wartawan di lokasi, Jumat (7/3/2025).

Baca Juga: Gerakan Pangan Murah di Mojokerto Hadir Kembali, Gus Barra Dukung Inisiatif Dinas Pertanian Jatim

OP Ramadan Berkah, lanjut Gus Barra, bakal digelar setiap Jumat pagi di pasar-pasar tradisional secara bergilir. Pihaknya bekerja sama dengan aparat penegak hukum untuk mencegah penimbunan dan permainan harga.

Sebab, hasil sidak pada Rabu (5/3), Satgas Pangan Polres Mojokerto mendapati pedagang menjual Minyakita seharga Rp 17.500/liter. Harga eceran tersebut jauh di atas HET Rp 15.700/liter. Pedagang berdalih mendapatkan pasokan dari sales seharga Rp 16.500/liter.

"Makanya kami operasi pasar ini bersama jajaran Forkopimda, kan ada Pak Kapolres, Pak Kajari yang kemudian bisa membantu kami untuk mendisiplinkan (para pedagang)," tandasnya.

Saat disidak Satgas Pangan 2 hari lalu, harga telur ayam di Pasar Raya Mojosari turun dari Rp 30.000 menjadi Rp 27.000/Kg, gula pasir Rp 17.000/Kg, beras IR64 Rp 12.500/Kg, sedangkan beras Bramu Rp 15.000/Kg.

Kebutuhan pokok jenis bumbu dapur di Pasar Raya Mojosari saat itu masih tinggi. Cabai rawit pada awal Ramadan tembus Rp 105.000/Kg, saat ini Rp 80.000/Kg. Cabai merah turun dari Rp 60.000 menjadi Rp 50.000/Kg, bawang putih naik sejak 2 hari lalu dari Rp 35.000 menjadi Rp 37.000/Kg.

Begitu pula dengan bawang merah yang awal Ramadan lalu seharga Rp 26.000/Kg kini tembus Rp 35.000-40.000/Kg. Lonjakan juga terjadi pada daging ayam potong yang sempat dihargai Rp 40.000/Kg, dan kini menjadi Rp 37.000/Kg.

Editor: Fanda Yusnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

IHSG Kembali Merosot, Istina Bilang Begini

Senin, 2 Februari 2026 | 11:13 WIB

Janda di Mojokerto Rela Jadi Badut Demi 3 Buah Hati

Kamis, 1 Januari 2026 | 17:18 WIB
X