UMKM dan IKM Alas Kaki Tampil di Sunrise Mall, Warnai Hari Jadi ke-107 Kota Mojokerto

Photo Author
Muhammad Lutfi Hermansyah, Kabar Mojokerto
- Jumat, 13 Juni 2025 | 07:00 WIB
Semarak fashion show batik meriahkan hari terakhir Pameran UMKM & IKM di Sunrise Mall! Peserta tampil anggun dengan busana khas Mojokerto. (M Lutfi Hermansyah)
Semarak fashion show batik meriahkan hari terakhir Pameran UMKM & IKM di Sunrise Mall! Peserta tampil anggun dengan busana khas Mojokerto. (M Lutfi Hermansyah)

Kabar Mojokerto - Perayaan Hari Jadi ke-107 Kota Mojokerto tak hanya dirayakan dengan kemeriahan seremonial, tapi juga dengan dukungan nyata pada ekonomi lokal. Selama tiga hari, mulai 10 hingga 12 Juni 2025, atrium Sunrise Mall 2 menjadi pusat perhatian warga dengan digelarnya Pameran UMKM dan IKM alas kaki.

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari atau yang akrab disapa Ning Ita, turut hadir dan meninjau langsung jalannya pameran pada Kamis (12/6/2025). Dalam kesempatan itu, ia menekankan bahwa acara seperti ini bukan sekadar wadah jual beli, melainkan bagian dari strategi besar memajukan UMKM lokal.

“Ini lebih dari sekadar pameran. Kita sedang membangun ekosistem ekonomi yang tangguh, memperkuat promosi, dan memperluas literasi digital bagi pelaku usaha,” ujar Ning Ita di sela kunjungannya.

Baca Juga: Tidak Bisa Masak? Ini 7 Cara Cerdas Memulai Bisnis Kuliner Tetap Cuan!

Pameran ini menampilkan 16 tenant yang merupakan pelaku UMKM dan IKM unggulan Kota Mojokerto. Berbagai produk ditampilkan, mulai dari batik khas Mojokerto, aksesori unik, hingga beragam sajian kuliner lokal. Pengunjung yang datang tidak hanya berbelanja, tetapi juga disuguhkan berbagai aktivitas interaktif yang menyenangkan.

Pada hari pertama, rangkaian kegiatan dimulai dengan sosialisasi Mojo Shopping Festival bersama Bank Indonesia. Kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap transaksi digital serta penguatan literasi keuangan.

Keesokan harinya, suasana pameran berubah ceria dengan kehadiran anak-anak dari TK dan PAUD yang mengikuti lomba mewarnai motif batik. Kegiatan ini ditujukan untuk menanamkan kecintaan terhadap budaya sejak usia dini.

Sedangkan di hari terakhir, panggung utama dipenuhi semangat peserta lomba fashion show batik dari berbagai kalangan, mulai dari anggota PKK, Dharma Wanita Persatuan, hingga masyarakat umum.

Pemerintah Kota Mojokerto terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor UMKM. Ning Ita menyatakan bahwa keberlanjutan program pemberdayaan ekonomi akan menjadi prioritas, termasuk upaya memperluas akses pasar dan pelatihan digitalisasi usaha.

Baca Juga: Meningkatkan Penjualan Online? Coba 7 Ide Freebies Kreatif Ini

“Harapan saya, pelaku UMKM bisa naik kelas. Mereka harus mampu bersaing tidak hanya di pasar lokal, tapi juga menembus pasar yang lebih luas dengan inovasi dan kualitas,” ungkapnya.

Pameran ini menjadi simbol kolaborasi yang solid antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam membangun ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Mojokerto.

Editor: Fanda Yusnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

IHSG Kembali Merosot, Istina Bilang Begini

Senin, 2 Februari 2026 | 11:13 WIB

Janda di Mojokerto Rela Jadi Badut Demi 3 Buah Hati

Kamis, 1 Januari 2026 | 17:18 WIB
X