Bupati Ikfina Konsisten Gelar Jumat Ceria di Sekolah untuk Cegah Anemia Remaja Putri

Photo Author
Administrator, Kabar Mojokerto
- Jumat, 31 Mei 2024 | 15:20 WIB
Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati menghadiri program Jumat Ceria di SMPN 1 Trawas.
Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati menghadiri program Jumat Ceria di SMPN 1 Trawas.

Kabar Mojokerto - Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati konsisten menggelar program Jumat Ceria di sekolah-sekolah. Hal ini menunjukkan keseriusan Ikfina mencegah anemia terhadap remaja putri (rematri).


Jumat Ceria ini merupakan akronim dari Cantik, Enerjik, Rajin, Inovatif, dan Aktif). Program yang digagas Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mojokerto ini diisi dengan gerakan minum tablet tambah darah (TTD).


Kali ini,,Jumat Ceria digelar di SMPN 1 Trawas, Desa Ketapanrame, Kecamatan Trawas pada Jum’at (31/5/2024) pagi. Kegiatan diawali dengan senam bersama lalu Ikfina memberikan edukasi terkait bahaya anemia dan stunting.



"Jadi kegiatan kita hari ini adalah satu upaya bangsa kita untuk mengatasi stunting," ucapnya pada Jumat (31/5/2024) pagi.


Kepada para siswi, Ikfina menyampaikan, kekurangan darah akan berdampak pada bayinya ketika sudah menjadi ibu. Terlebih untuk sang bayi berisiko menderita stunting.

"Stunting itu gagal tumbuh, jadi balitanya itu gagal tumbuh karena kekurangan gizi. Stunting itu biasanya terjadi saat dia lahir, hal itu terjadi karena saat ibunya (saat) masih remaja dia kekurangan darah," ungkapnya.




-
Bupati Ikfina mengkampanyekan minum tablet tambah darah (TTD) kepada remaja putri di SMPN 1 Trawas.



Selanjutnya, Bupati Ikfina juga menjelaskan agar para siswa ini tidak mengalami kekurangan darah maka perlu mengonsumsi makanan yang banyak mengandung zat besi.

"Salah satu makanan yang mengandung zat besi adalah kuning telur, selain kuning telur itu ada hati ayam, daun ketela, kemudian ada juga kacang-kacangan jadi berbagai jenis kacang-kacangan dan turunannya itu mengandung zat besi," terangnya.

Selain itu, Bupati yang pernah berprofesi sebagai dokter ini juga mengungkapkan terdapat minuman yang dapat menghambat proses masuknya zat besi ke dalam tubuh yaitu teh dan kopi.

"Ada minuman yang menghalangi masuknya zat besi untuk masuk ke pembuluh darah yaitu kopi dan teh. Jadi kalau mau minum kopi sebaiknya jarak 1 jam setelah makan," tuturnya.

Ia juga menjelaskan bahwa selain menjadi penghambat, terdapat pula minuman yang mempercepat penyerapan zat besi masuk ke dalam tubuh.

"Kemudian ada juga minuman yang mempercepat penyerapan zat besi untuk masuk ke dalam tubuh yaitu jus jeruk. Jadi nanti penyerapan zat besi di dalam tubuh itu nanti akan maksimal," jelasnya.

Diakhir arahannya, Orang nomor satu di lingkup Pemkab Mojokerto itu juga mengimbau anak-anak untuk rajin berolahraga khususnya di pagi hari, karena dampaknya sangat baik bagi kesehatan tubuh mereka.

"Terima kasih hari ini anak-anak sudah berpartisipasi baik. Jadi anak-anak juga harus rajin senam seperti ini, karena seperti ini kita terkena sinar matahari yang dapat digunakan mengubah pro vit D menjadi vit D agar tubuh kita menjadi kuat dan bugar," pungkasnya.

Editor: Administrator

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

IHSG Kembali Merosot, Istina Bilang Begini

Senin, 2 Februari 2026 | 11:13 WIB

Janda di Mojokerto Rela Jadi Badut Demi 3 Buah Hati

Kamis, 1 Januari 2026 | 17:18 WIB
X