Sosialisasi Germas, DPR RI Ajak Masyarakat Mojokerto Terapkan Pola Hidup Cerdik

Photo Author
Latif Saipudin, Kabar Mojokerto
- Selasa, 17 September 2024 | 12:25 WIB
Anggota Komisi IX DPR-RI M. Yahya Zaini (Dok. Diskominfo Kabupaten Mojokerto )
Anggota Komisi IX DPR-RI M. Yahya Zaini (Dok. Diskominfo Kabupaten Mojokerto )

 

Kabar Mojokerto - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Komisi IX menggelar sosialisasi gerakan hidup sehat (germas) di Mojokerto. Masyarakat diajak untuk menerapkan pola hidup cerdik.

 

Sosiliasi digelar di Desa Wotanmasjedong Kecamatan Ngoro pada Senin (16/9/2024). Acara tersebut menghadirkan Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati sebagai narsumber.

 

Hadir dalam kespatan tersebut anggota Komisi IX DPR-RI diwakilkan oleh M. Yahya Zaini, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto dr Ulum Rokhmat, Perwakilan dari Kementrian Kesehatan RI, dan Perwakilan dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur.

 

Zaini menekankan, untuk menjaga badan agar terhindar dari penyakit baik itu yang menular atau tidak, masyarakat perlu menerapkan gerakan CERDIK, gerakan yang telah dimasifkan oleh Kementerian Kesehatan RI.

"Menurut Kementrian kesehatan, kita harus melakukan gerakan CERDIK, yaitu Cek kesehatan secara berkala, Enyahkan asap rokok, Rutin berolahraga, Diet secara seimbang, Istirahat yang cukup, dan Kelola stress," jelas Yahya dihadapan warga Desa Wotanmasjedong Kecamatan Ngoro.

Sementara, Bupati Ikfina pada arahannya  menjelaskan bahwa sebagai bentuk keseriusan Pemerintah Kabupaten Mojokerto dalam menyediakan pelayanan kesehatan, maka Pemkab Mojokerto telah melakukan renovasi pada gedung dan infrastruktur RSUD dr. Soekandar Mojosari.

 

Kini rumah sakit tersebut telah dirombak ulang menjadi dua bangunan, yang keduanya memiliki empat lantai untuk memberikan pelayanan kesehatan yang optimal khususnya bagi masyarakat Kabupaten Mojokerto.

"Untuk melayani masyarakat yang sakit kita (Pemkab Mojokerto) bangun RSUD dr. Soekandar dengan dua bangunan empat lantai, yang satu poliklinik terpadu dan satu bangunan lagi untuk Instalasi Gawat Darurat (IGD) terpadu," tegas Bupati Ikfina.

Bupati dengan gelar dokter itu juga mengenalkan kepada para warga Wotanmasjedong yang hadir, terkait adanya program 'Pusaka Soekandar' yang baru diluncurkan oleh RSUD dr Soekandar.

Kedepannya, lanjut Ikfina, apabila terdapat keadaan gawat darurat dalam bidang kesehatan, masyarakat Kabupaten Mojokerto bisa langsung menghubungi ke nomor darurat Kabupaten Mojokerto '112'. Laporan akan ditangani langsung oleh para nakes yang bertugas, sesuai dengan keadaan pelapor.

"Sekarang kita ada pelayanan jemput kegawatdaruratan, jadi kalau semisal ada situasi kesehatan yang gawat bisa telpon 112, ini kemarin sudah saya resmikan, Pusaka Soekandar (Pusat Keamanan dan Kegawatdaruratan Soekandar)," bebernya.

Editor: Muhammad Lutfi Hermansyah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

MBG Tetap Jalan di Bulan Ramadan, Ini Bocaran Menunya

Selasa, 3 Februari 2026 | 16:05 WIB

Korban Keracunan MBG di Mojokerto Kini Capai 261 Anak

Minggu, 11 Januari 2026 | 16:45 WIB

India Jadi Role Mode MBG, DPR Minta Kaji Ulang

Selasa, 4 November 2025 | 11:06 WIB

Cuaca Panas Ekstrem, Ini 6 Dampak Paparan Sinar UV

Minggu, 19 Oktober 2025 | 15:32 WIB
X