pendidikan

Penerimaan Siswa Baru SMP Negeri Mojokerto 2025 Capai 8.676, Ini Sekolah yang Kekurangan Siswa

Senin, 7 Juli 2025 | 17:20 WIB
SMPN 3 Gondang (Deni Lukmantara)

Kabar Mojokerto - Jumlah siswa yang diterima pada Sistem Penerimaan Siswa Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri di Kabupaten Mojokerto tahun ajaran 2025 mencapai 8.676 siswa. Dari total 41 SMP Negeri yang membuka pendaftaran, hanya lima sekolah yang belum memenuhi kuota siswa baru, dengan kekurangan total sekitar 60 siswa.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto, Ludfi Ariyono, proses penerimaan SPMB gelombang pertama berlangsung dari 19 hingga 27 Mei 2025. Setelah itu, periode sanggah dijadwalkan pada 28-31 Mei, dan pendaftaran ulang dilakukan pada 2-3 Juni. Gelombang kedua dijalankan pada 16-17 Juni. Tahun ajaran baru dijadwalkan mulai pada 14 Juli 2025 mendatang.

"Dari total pagu 8.736 siswa yang disediakan di 41 SMP Negeri, saat ini sudah terisi sebanyak 8.676 siswa baru," jelas Ludfi di kantornya di Jalan RA Basuni, Sooko, pada Senin (7/7/2025). Jumlah tersebut mencakup 273 rombongan belajar (rombel) dengan kapasitas masing-masing 32 siswa.

Baca Juga: 525 Mahasiswa Unair KKN di Mojokerto, Ini Pesan Bupati

Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dindik Kabupaten Mojokerto, Mujiwati, menyampaikan bahwa lima SMP Negeri yang belum mencapai target kuota berada di wilayah pinggiran Kabupaten Mojokerto. Kelima sekolah tersebut yaitu SMPN 3 Gondang yang kekurangan 10 siswa, SMPN 3 Pacet minus 21 siswa, SMPN 2 Trawas kurang 13 siswa, SMPN Satu Atap Jatirejo kekurangan 15 siswa, dan SMPN 3 Ngoro Satap dengan kekurangan 1 siswa.

Menurut Mujiwati, ketatnya persaingan dengan sekolah swasta menjadi faktor utama belum terpenuhinya kuota di beberapa sekolah tersebut. Ia menekankan bahwa hal ini menjadi tantangan bagi kepala sekolah untuk terus melakukan inovasi agar sekolah semakin diminati calon siswa.

Lebih lanjut, Mujiwati menguraikan bahwa daya tarik SMP Negeri bervariasi di setiap kecamatan. Misalnya, SMPN di Kecamatan Ngoro dikenal karena prestasi akademisnya yang kuat, termasuk sering menjuarai berbagai lomba dan lulusannya yang banyak diterima di SMA Negeri unggulan.

Baca Juga: Alasan Jepang Sering Dilanda Gempa dan Tsunami

Sedangkan di Kecamatan Trawas, sekolah lebih menonjolkan prestasi di bidang nonakademis seperti olahraga. Untuk Kecamatan Gondang, prestasi akademis dan nonakademisnya relatif seimbang.

Tags

Terkini

Hukum Merayakan Hari Valentine Menurut MUI

Jumat, 13 Februari 2026 | 17:48 WIB

Apa Itu Tarhib Ramadhan? Simak Penjelasannya di Sini

Rabu, 11 Februari 2026 | 11:42 WIB

Doa Nabi Adam untuk Dibaca di Malam Nisfu Syaban

Sabtu, 31 Januari 2026 | 13:57 WIB

Keutamaan dan Amalan yang Dianjurkan di Bulan Rajab

Sabtu, 20 Desember 2025 | 13:00 WIB

Kemenag Akan Susun Standarisasi Rumah Ibadah di SPBU

Selasa, 18 November 2025 | 11:41 WIB