Kabar Mojokerto - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menghadiri serah terima jabatan (sertijab) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Mojokerto periode 2025-2030, di Ruang Paripurna Gedung DPRD Kota Mojokerto, Rabu (5/2/2025).
Sertijab dilakukan oleh Pj Wali Kota Mojokerto, Moch Ali Kuncoro, yang purna, kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari (Ning Ita) dan Rachman Sidharta Arisandi (Cak Sandi). Prosesi sertijab ditandai dengan penyerahan memori jabatan dan penandatanganan berita acara.
Dalam kesempatan ini, Khofifah menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan provinsi dalam mewujudkan program pembangunan yang berkelanjutan.
Baca Juga: Safari Ramadan, Wali Kota Mojokerto Kucurkan Dana Hibah untuk Masjid dan Musala
Ia meminta Wali Kota Mojokerto yang baru dilantik untuk menyelaraskan visi dan misi yang diusung dengan program kerja tingkat provinsi dan nasional. Program gubernur dan presiden harus menjadi acuan dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
“RPJMD itu harus seiring dengan apa yang ada di RPJMD Provinsi, jadi pada akhirnya RPJMD Kabupaten/Kota di Jawa Timur harus dilakukan evaluasi oleh Pemprov Jatim. Oleh karena itu, harus dipastikan ada keberseiringan antara RPJMD Kab/Kota, RPJMD Provinsi, dan RPJMN,” kata Khofifah.
Ia menambahkan, quick win dari pemerintah pusat juga harus seiring dengan quick win di Provinsi Jawa Timur serta kabupaten/kota.
“Kalau di pusat ada Asta Cita, kemudian ada 8 quick win, di provinsi ada 9 Nawa Bakti Satya, dan kemudian ada 10 quick win. Oleh karena itu, untuk menyelaraskan supaya misalnya MBG sebagai quick win pertama, saya minta tolong itu juga dibreakdown dalam quick win Kota Mojokerto supaya pemetaannya teratur,” pesannya.
Sementara itu, Ning Ita berkomitmen untuk meneruskan program yang telah berjalan selama ini.
Baca Juga: Bupati Mojokerto Gus Barra Pastikan Bantuan Sosial PKH 2025 Diterima Penuh Tanpa Potongan
“Kami akan meneruskan dan menyempurnakan berbagai program di Kota Mojokerto yang telah berjalan serta memperkuat pelayanan kepada masyarakat dengan penuh integritas,” kata Ning Ita.
Ia menyampaikan, program Pemkot Mojokerto di bawah kepemimpinannya bersama Cak Sandi akan selaras dengan taglinenya, yaitu Spirit of Majapahit.
“Visi kami yaitu mewujudkan Kota Mojokerto yang maju, berdaya saing, berkarakter, sejahtera, dan berkelanjutan. Hal ini berkaitan erat dengan pengembangan dan pemerataan ekonomi serta kualitas birokrasi pemerintahan yang mampu memberikan pelayanan prima dan berdampak bagi seluruh aspek pembangunan,” papar Ning Ita.
Ning Ita mengatakan, harapan yang ada dalam visi tersebut ia canangkan ke dalam 5 misi yang disebut Panca Cita. Di mana, kelima misi ini selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo.
Artikel Terkait
Bolehkah Pekerja Berat Tidak Berpuasa? Simak Penjelasannya di Sini!
6 Pelaku Komplotan Curanmor Ditangkap, Ngaku Beraksi di 21 Lokasi di Mojokerto
15 Remaja Terlibat Perang Sarung di Mojokerto Diamankan Polisi
Pasutri Pelaku Curanmor di 7 Lokasi Mojokerto, Ngaku Uang Hasil Kejahatan untuk Nyabu
Bupati Mojokerto Gus Barra Pastikan Bantuan Sosial PKH 2025 Diterima Penuh Tanpa Potongan