Kabar Mojokerto – Kabupaten Mojokerto resmi memperingati hari jadinya yang ke-732 pada Jumat, (9/5/2025). Dalam acara yang dipusatkan di halaman Kantor Pemkab Mojokerto ini, Bupati Muhammad Albarraa atau yang akrab disapa Gus Barra memaparkan sederet kemajuan dan prestasi yang berhasil diraih pemerintah daerah.
Mengusung tema “Bersatu untuk Mojokerto Lebih Maju, Adil, dan Makmur”, perayaan tahun ini dimeriahkan oleh pertunjukan drama tari Suryo Ndadari. Nuansa Majapahit terasa kental dalam acara tersebut, terlebih dengan seluruh pegawai Pemkab dan para undangan mengenakan pakaian adat, termasuk sang bupati.
Baca Juga: 732 Tumpeng Sambut Hari Jadi Kabupaten Mojokerto
Dalam pidatonya, Gus Barra mengulas berbagai capaian penting Pemkab Mojokerto dalam satu tahun terakhir, baik di level provinsi maupun nasional. Di antaranya adalah keberhasilan meraih Opini WTP dari BPK sebanyak 11 kali berturut-turut, penghargaan UHC Prioritas, serta penghargaan Innovative Government Award (IGA) 2024 dalam kategori “Sangat Inovatif”.
Tak hanya itu, Kabupaten Mojokerto juga mendapatkan pengakuan sebagai daerah yang peduli terhadap HAM melalui KKPHAM 2024, serta meraih penghargaan inovasi pelayanan publik terbaik se-Jawa Timur. Kabupaten ini juga menduduki peringkat tiga terbaik dalam Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) se-Jawa Timur tahun 2024, menerima Wahana Tata Nugraha, serta penghargaan Adiwiyata Mandiri tingkat nasional.
“Atas pencapaian tersebut, kami sampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi. Ini adalah hasil kerja keras bersama yang harus terus dijaga dan ditingkatkan,” ucap Gus Barra.
Baca Juga: Sambut Hari Jadi ke-732, Bupati Mojokerto Resmikan Lima Proyek Strategis
Bersama Wakil Bupati Muhammad Rizal Octavian, Gus Barra menegaskan komitmennya dalam merealisasikan visi lima tahun ke depan yang terangkum dalam Catur Abhipraya Mubarok. Empat misi utama telah dirancang, mencakup peningkatan pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan yang baik, pembangunan SDM unggul, penguatan ekonomi berbasis masyarakat, serta pengembangan infrastruktur yang merata.
Beberapa program prioritas bahkan telah mulai dijalankan sejak masa awal jabatan, termasuk perluasan cakupan BPJS melalui program UHC Prioritas, pembangunan Jembatan Talunbrak, perbaikan rumah tidak layak huni sebanyak 97 unit, pembangunan jalan beton, dan pemberian insentif sebesar Rp1.250.000 bagi guru TPQ.
Namun demikian, Gus Barra mengakui masih banyak program strategis yang belum terealisasi, mengingat dirinya baru menjabat selama 79 hari sejak pelantikan pada 20 Februari 2025 lalu.
Baca Juga: Grha Sulpa Sthana Diresmikan, Warga Mojokerto Kini Bisa Bayar Pajak Lebih Mudah
“Peringatan Hari Jadi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat langkah dan strategi pembangunan. Kerja sama yang solid antara legislatif, eksekutif, serta dukungan penuh masyarakat menjadi kunci untuk mewujudkan Mojokerto yang kita cita-citakan bersama,” tutupnya.
Artikel Terkait
Cegah Ajaran Menyimpang, Mojokerto Gelar Rapat PAKEM Antar Lembaga
Wali Kota Mojokerto Tegaskan Komitmen Pembangunan Inklusif Berbasis Kesetaraan Gender
Grha Sulpa Sthana Diresmikan, Warga Mojokerto Kini Bisa Bayar Pajak Lebih Mudah
Sambut Hari Jadi ke-732, Bupati Mojokerto Resmikan Lima Proyek Strategis
732 Tumpeng Sambut Hari Jadi Kabupaten Mojokerto