Polres Mojokerto Latih 60 Linmas Desa Tangani Kebakaran dan Situasi Darurat

Photo Author
Fanda Yusnia, Kabar Mojokerto
- Jumat, 11 Juli 2025 | 14:15 WIB
Anggota Linmas dari berbagai desa di Mojokerto mengikuti pelatihan pemadaman kebakaran dan penanganan cepat darurat (PCR) yang digelar Polres Mojokerto di aula Mapolres, Jalan Gajah Mada, Mojosari. (Dok. Polres Mojokerto)
Anggota Linmas dari berbagai desa di Mojokerto mengikuti pelatihan pemadaman kebakaran dan penanganan cepat darurat (PCR) yang digelar Polres Mojokerto di aula Mapolres, Jalan Gajah Mada, Mojosari. (Dok. Polres Mojokerto)

Kabar Mojokerto - Sebanyak 60 anggota Linmas dari berbagai desa di Mojokerto dibekali pelatihan pemadam kebakaran dan penanganan cepat darurat oleh Polres Mojokerto.

Pelatihan tersebut dilangsungkan di aula Mapolres Mojokerto yang terletak di Jalan Gajah Mada, Mojosari, pada Jumat (11/7).

Kegiatan ini disambut antusias oleh para peserta yang ingin meningkatkan kemampuan mereka dalam menghadapi situasi krisis di lingkungan masing-masing.

“Pelatihan ini penting agar Linmas bisa menjadi garda terdepan saat terjadi kebakaran atau bencana lainnya,” ujar Kasat Binmas Polres Mojokerto, AKP Didit Setyawan.

Baca Juga: Polres Mojokerto Kota Tanam Jagung Serentak di Lahan 1 Hektar, Dukung Ketahanan Pangan

Ia menjelaskan bahwa materi pelatihan meliputi pengenalan jenis-jenis api, teknik pemadaman sederhana, penggunaan APAR, hingga metode evakuasi korban.

“Tak hanya itu, kami juga membekali mereka dengan keterampilan dasar dalam menangani situasi darurat melalui pelatihan Penanganan Cepat Respons (PCR),” jelas Didit.

Pada sesi PCR, para peserta diajarkan bagaimana memberikan pertolongan pertama dan bekerja sama dengan tim tanggap bencana secara terkoordinasi.

Anggota Linmas dari berbagai desa di Mojokerto mengikuti pelatihan pemadaman kebakaran dan penanganan cepat darurat (PCR) yang digelar Polres Mojokerto di aula Mapolres, Jalan Gajah Mada, Mojosari. (Dok. Polres Mojokerto)

“Linmas harus bisa mengambil langkah awal sebelum tim utama tiba, karena kecepatan respon bisa menyelamatkan nyawa,” tambahnya.

Menurut Didit, keberadaan Linmas di desa bukan hanya simbolis, melainkan peran nyata dalam menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat.

“Seperti yang selalu ditekankan Kapolres Mojokerto AKBP Ihram Kustarto, Linmas adalah mitra strategis kami dalam menjaga kamtibmas di desa,” ujarnya.

Dengan pelatihan ini, pihaknya berharap Linmas makin tanggap, terampil, dan siap menghadapi ancaman bencana di lingkungan masing-masing.

“Kami akan terus melakukan pelatihan rutin seperti ini agar kapasitas Linmas tetap terasah dan siap diterjunkan kapan saja,” ucap Didit lagi.

Halaman:

Editor: Fanda Yusnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X