Dia juga mengajak masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam proses pembaruan data melalui fitur usul dan sanggah yang akan tersedia.
"Jangan hanya mengeluh, tapi ikut bantu memperbaiki data. Partisipasi masyarakat sangat penting agar bansos bisa tepat sasaran," tambahnya.
Baca Juga: Bazar Sembako Murah Kejari Mojokerto Banjir Pembeli, Ratusan Warga Rela Antre Sejak Pagi
Keunggulan lainnya, menurut Gus Ipul, adalah kemampuan sistem untuk secara otomatis menyaring data usulan masyarakat dengan cepat dan akurat, sehingga transparansi program bansos semakin terjamin.
Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan hadir langsung pada pelaksanaan uji coba digitalisasi bansos di Banyuwangi sebagai bentuk dukungan penuh pemerintah terhadap program ini.
Selain itu, rapat pleno Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah juga dihadiri sejumlah menteri dan pejabat tinggi, seperti Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, Menteri PAN-RB Rini Widyantini, Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, serta Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti.
Artikel Terkait
Sri Mulyani Sebut Guru Beban Negara Fakta atau Hoax?
62 Pejabat Mojokerto Ikuti Pelatihan Gaya Militer, Gus Barra Gandeng TNI Bentuk Birokrat Tangguh
Pemkot Mojokerto Usulkan Seluruh Pegawai Non-ASN Jadi PPPK Paruh Waktu
Tak Perlu Repot, Ini Cara Lengkap Urus Adminduk Mojokerto Secara Online
Bazar Sembako Murah Kejari Mojokerto Banjir Pembeli, Ratusan Warga Rela Antre Sejak Pagi
Tak Hanya Mojosari, Dua Kecamatan Ini Jadi Opsi Lokasi Pemindahan Pusat Pemerintahan Kabupaten Mojokerto