Kabar Mojokerto- Pemkab Mojokerto dipimpin Bupati Ikfina Fahmawati sukses meraih banyak prestasi. Salah satunya keberhasilan menurunkan jumlah balita stunting dari 6,66% tahun 2020 menjadi 2,33%. Capaian kinerja yang membanggakan ini diganjar insentif fiskal dari Kementerian Keuangan Rp 6 miliar.
Bonus untuk Pemkab Mojokerto ditetapkan dalam SK Menteri Keuangan (Menkeu) nomor 353 tahun 2024 tentang Rincian Alokasi Insentif Fiskal Tahun Anggaran 2024 untuk Penghargaan Kinerja Tahun Berjalan Kelompok Kategori Kesejahteraan Masyarakat Menurut Provinsi/Kabupaten/Kota.
Sejatinya terdapat 4 kategori kinerja baik Pemkab Mojokerto yang mendapatkan bonus dari Kemenkeu tahun ini. Salah satunya kinerja penurunan stunting yang mendapatkan insentif fiskal Rp 6.004.580.000. Sebab jumlah balita stunting berhasil dikurangi dari 6,66% tahun 2020 menjadi hanya 2,33% tahun 2023.
Berdasarkan data elektonik pencatatan dan pelaporan gizi berbasis masyarakat (EPPGBM), balita stunting di Kabupaten Mojokerto mencapai 6,66% dari 75.800 balita yang diukur. Kemudian menjadi 5,43% dari 51.697 balita diukur tahun 2021, 4,08% dari 47.772 balita diukur tahun 2022, lalu kembali turun menjadi 2,33% atau 1.244 dari 53.242 balita pada 2023.
Kesuksesan ini berkat berbagai program dan inovasi yang digulirkan Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati. Ikfina mengawali misinya menurunkan angka stunting dengan mengeluarkan Peraturan Bupati Nomor 66 tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting Terintegrasi. Ia lantas mengalokasikan anggaran untuk intervensi koordinatif, spesifik dan sensitif terhadap stunting.
Tahun 2023 misalnya, intervesi spesifik fokus digarap Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto dengan anggaran Rp 14.621.913.070. Sedangkan intervensi sensitif dikerjakan 6 dinas dan pemerintah desa.
Artikel Terkait
Awas! Nikah Terlalu Dini Berisiko Lahirkan Bayi Stunting
Cegah Stunting Sejak Dini, Bupati Mojokerto Ajak Calon Ibu Giat Minum TTD
Turunkan Angka Stunting dan AKI-AKB, Bupati Mojokerto Gulirkan Program Sehati di Desa Balongmasin
Upaya Bupati Mojokerto Percepat Penurunan Stunting dan Wujudkan Lansia Mandiri di Dawarblandong
Pemkab Mojokerto Komitmen Tekan Angka Stunting Lewat 2 Program