Kabar Mojokerto - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto telah meluncurkan Super App Mojosakti. Pengembangan platform digital yang menggabungkan berbagai layanan publik dalam satu wadah ini ditargetkan dapat digunakan pada awal tahun 2025.
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Mojokerto bertanggung jawab sebagai pengembang dan pengelola Super App Mojosakti. Meskipun telah diluncurkan secara resmi, aplikasi ini masih berada dalam tahap penyempurnaan dan uji coba.
“Super App Mojosakti memang belum sempurna. Kami terus melakukan perbaikan-perbaikan, karena kami harus memikirkan soal keamanan data pribadi dan serangan siber sebelum digunakan oleh publik,” kata Kepala Diskominfo Kabupaten Mojokerto, Ardi Sepdianto, pada Jumat (25/10/2024).
Baca Juga: Aplikasi Tumbas Milik Pemkab Mojokerto Raih Top Inovasi Pelayanan Publik dari Kemenpan RB
Masyarakat nantinya dapat mengunduh Super App Mojosakti melalui aplikasi Play Store dan App Store. Untuk mengoperasikannya, pengguna wajib mendaftar menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) KTP, khusus bagi warga Kabupaten Mojokerto.
“Warga di luar Kabupaten Mojokerto tidak bisa mengakses aplikasi ini, karena sistem sudah terintegrasi dengan data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Mojokerto. Sejauh ini, kami tengah dalam proses verifikasi dengan Google Play Store agar masyarakat dapat menginstalnya,” tutur Ardi.
Melalui Super App Mojosakti, masyarakat dapat mengakses berbagai layanan publik, antara lain fitur layanan administrasi kependudukan, permohonan informasi tata ruang, live streaming CCTV Area Traffic Control System (ATCS), pengaduan, aplikasi Tumbas, pemantauan cuaca, dan berita terkini dari Pemkab Mojokerto.
Ke depan, platform digital ini juga akan menyediakan layanan perpajakan, kesehatan, perizinan, dan ketenagakerjaan.
Ardi menyampaikan bahwa tahap uji coba terbatas oleh tim internalnya telah dilaksanakan, dan hasilnya dinyatakan sudah sesuai dengan fungsi yang diharapkan. Namun, hal tersebut dirasa belum cukup, sehingga diperlukan uji coba yang lebih luas yang melibatkan pengguna eksternal terbatas untuk mendapatkan umpan balik.
Baca Juga: Realisasi Investasi Kabupaten Mojokerto Triwulan II-2024 Naik, Serapan Tenaga Kerja Meningkat
Pihaknya optimis bahwa pengembangan Super App dapat rampung tahun ini, sehingga pada tahun 2025 masyarakat dapat memanfaatkannya untuk mengakses layanan dari pemerintah.
“Kekhawatiran saya terkait keamanan data-data pribadi pengguna. Oleh karena itu, tim kami akan berkoordinasi dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Target kami adalah menyelesaikan semua pengembangan tahun ini,” bebernya.
Artikel Terkait
Akhmad Jazuli Ditunjuk Jadi Pjs Bupati Mojokerto
Pemkot Mojokerto Perkuat Mitigasi Banjir Hadapi Musim Hujan
Pemkot Mojokerto Salurkan Bantuan Modal Usaha Rp 702 Juta ke 39 KUBE
Pemkab Mojokerto Buka Lowongan 427 Formasi PPPK, Simak Tata Cara Pendafatarannya
Jadwal Seleksi PPPK Pemerintah Kabupaten Mojokerto Tahun Anggaran 2024
Pemkot Mojokerto Buka Pelatihan Kerja Berbasis Kompetensi, Yuk Ikutan!
Pemkot Mojokerto Kembali Peroleh Apresiasi dari Kemenpan RI, Atas Peningkatan Pelayanan Publik 2024
Ultah Ke 79 Provinsi Jatim, Pemkot Mojokerto Gencarkan Bakti Sosial
Aplikasi Tumbas Milik Pemkab Mojokerto Raih Top Inovasi Pelayanan Publik dari Kemenpan RB
Pimpin Apel Hari Santri 2024, Pjs Bupati Mojokerto Minta Teladani Pejuang Kemerdekaan